BATAVIAINEWS.COM KEDIRI – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kediri kembali menunjukkan komitmennya mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya poin kemandirian bangsa melalui ketahanan pangan.
Komitmen itu diwujudkan dengan menebar 500 bibit ikan nila tahap kedua sekaligus menyalurkan hasil panen kepada masyarakat Desa Bedrek, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Jumat (24/4/2026).

Langkah ini juga menjadi bagian dari implementasi 15 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, yang mendorong setiap satuan kerja berkontribusi aktif dalam kedaulatan pangan dan penguatan fungsi sosial institusi.
Kegiatan diawali olahraga bersama seluruh jajaran pegawai untuk menjaga kebugaran guna mendukung produktivitas kerja dalam mengawal program strategis pemerintah. Setelah itu, dilanjutkan penebaran bibit nila dan pembagian hasil panen nila dari bibit sebelumnya kepada warga sekitar.
Kepala Kantor Imigrasi Kediri menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan kantor untuk budidaya ikan merupakan aksi nyata dari visi besar nasional. Ikan nila dipilih karena masa panen relatif cepat dan memiliki kandungan gizi tinggi.
“Ini mencerminkan semangat kolaborasi antara pemerintah dan rakyat dalam menjaga stabilitas pangan di tingkat lokal,” ujarnya.
Warga Desa Bedrek yang menerima hasil panen menyampaikan apresiasi. Mereka menilai program ini sejalan dengan kebutuhan masyarakat. “Terima kasih kepada Kantor Imigrasi Kediri. Program ini menyentuh langsung kebutuhan pangan warga,” kata salah satu warga.
Melalui integrasi Asta Cita dan agenda akselerasi Kementerian Imipas, Kantor Imigrasi Kediri berharap inisiatif ini dapat berkelanjutan dan menjadi percontohan bagi instansi lain dalam memanfaatkan sumber daya demi kesejahteraan umum. (Arya78)














