BATAVIAINEWS.COM SURABAYA – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto mengajak masyarakat berani bersuara dan melaporkan segala bentuk kekerasan seksual, eksploitasi perempuan dan anak, serta Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Penegasan ini disampaikan saat membuka kampanye Rise and Speak bertema “Berani Bicara Selamatkan Sesama” di Surabaya, Selasa (15/9/2026).
Menurut Irjen Nanang, tingginya mobilitas Jawa Timur sebagai pusat ekonomi dan pariwisata berbanding lurus dengan potensi kerawanan sosial. Oleh karena itu, filosofi “Jogo Jatim” harus bertransformasi dari sekadar menjaga keamanan fisik menjadi pelindung ruang publik yang aman dan inklusif.
- Hadiri Majelis Burdah di Wonorejo, Kapolres Pasuruan Ajak Ulama dan Masyarakat Jaga Kamtibmas
- SAMBUT HUT KE-18 KABUPATEN MERANTI, PRAKTISI HUKUM GAGAS PEMBENTUKAN LBH TANAH JANTAN
- Polres Lumajang Berangkatkan Personel dan Paket Sembako, Bantu Warga Terdampak Banjir Tempursari
- Polres Gresik Ungkap Peredaran Narkoba Sita 57,96 Gram Sabu dari Tangan Residivis
- Kapolda Jatim Pimpin Kerja Bakti dan Penanaman Pohon, Dorong Green Policing
“Jangan pernah menjadi penonton ketika melihat sesama kesulitan. Jangan diam saat menyaksikan ketidakadilan. Satu suara yang berani dapat menyelamatkan satu kehidupan,” tegas Irjen Nanang.
Ia menambahkan, keberanian warga untuk melapor sangat krusial guna memutus rantai intimidasi dan trauma yang dialami korban. Untuk itu, Irjen Nanang merangkul institusi keluarga, sekolah, pelaku usaha, hingga komunitas digital untuk membangun ekosistem yang saling peduli.
Sebagai komitmen nyata perlindungan korban, Polda Jatim kini memaksimalkan fungsi Direktorat Reserse PPA dan PPO sebagai garda terdepan pengaduan masyarakat.
“Jadilah generasi yang berani bersuara tetapi tetap santun, berani bertindak bijaksana, dan membela kebenaran dengan menjunjung nilai kemanusiaan,” pungkas Irjen Nanang. (*Arya78)














