Scroll untuk baca artikel
Example 35x290
Example 728x250
BeritaInfo DaerahJawa BaratNewsPOLRI

TUTUP LATSAR CPNS 2026, SESTAMA BNN RI TEKANKAN INTEGRITAS ASN DALAM PEMBERANTASAN NARKOTIKA

4
×

TUTUP LATSAR CPNS 2026, SESTAMA BNN RI TEKANKAN INTEGRITAS ASN DALAM PEMBERANTASAN NARKOTIKA

Sebarkan artikel ini

BATAVIAINEWS.COM Bogor – Sekretaris Utama (Sestama) BNN RI, Tantan Sulistyana, secara resmi menutup Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) BNN Tahun Anggaran 2026. Upacara penutupan ini dilaksanakan di PPSDM BNN, Lido-Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (8/7/2026).

Dalam acara tersebut, turut hadir para Pejabat Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan BNN, Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) BNN, para tenaga pelatihan, serta para tamu undangan.

Dalam sambutannya, Sestama menegaskan bahwa pelatihan dasar yang telah diikuti oleh para peserta bukan sekadar formalitas persyaratan administratif untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil. Lebih dari itu, momentum ini merupakan langkah awal krusial dalam membentuk karakter, integritas, dan profesionalisme sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan BNN.

“Pemerintah memiliki visi yakni Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045. Dalam mewujudkan visi tersebut, ASN dituntut untuk dapat mengimplementasikannya lewat core values BerAKHLAK dan menjadikan semangat ‘Bangga Melayani Bangsa’ sebagai landasan dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujar Sestama.

Beliau juga menambahkan bahwa visi BNN dalam mewujudkan “Indonesia Bersih Narkoba (Bersinar) untuk SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045” hanya dapat dicapai melalui dukungan SDM yang berkompetensi tinggi, disiplin, berani, serta berkomitmen penuh.

Khusus bagi para peserta Latsar kali ini, mereka disiapkan untuk mengemban tugas di lingkungan Deputi Bidang Pemberantasan. Sestama mengingatkan bahwa tantangan di lapangan akan sangat dinamis karena bersentuhan langsung dengan penegakan hukum, berbagai ancaman, modus operandi baru, serta jaringan sindikat narkotika yang terus berkembang.

Oleh karena itu, ASN BNN yang baru dituntut untuk memahami regulasi secara komprehensif, menjunjung tinggi HAM, bekerja dengan cermat, dan senantiasa menjaga nilai luhur.

Sebelum secara resmi menutup diklat, Sestama memberikan apresiasi berupa penghargaan kepada tiga peserta terbaik yang berhasil lulus dengan predikat Sangat Memuaskan. Ketiga peserta terbaik tersebut seluruhnya berasal dari Direktorat Intelijen, yaitu: Bintang Samudra, sebagai peringkat pertama, Clarissa Komalasari, peringkat kedua, dan Rifki Putra Yusal, di peringkat ketiga.

Mengakhiri amanatnya, Sestama mengingatkan makna mendalam dari atribut yang menempel pada setiap personel.

“Ingatlah bahwa seragam yang Saudara kenakan bukan hanya melambangkan kewenangan, tetapi juga tanggung jawab yang besar kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Jagalah integritas dan peliharah kepercayaan publik,” pungkasnya. (Arya78)

warondrugsforhumanity

BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *