BATAVIAINEWS.COM Kediri— Menjaga keamanan daerah tak cukup hanya mengandalkan penegakan hukum. Dibutuhkan kesamaan langkah antara kepolisian, tokoh agama, dan aparat penegak hukum agar setiap persoalan di tengah masyarakat dapat diselesaikan melalui kolaborasi.
Semangat itu diwujudkan Kapolres Kediri AKBP Dr. M. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si. melalui rangkaian silaturahmi, Selasa (4/8/2026).


Didampingi Wakapolres Kediri Kompol Hari Kurniawan, S.H., M.H. beserta pejabat utama Polres Kediri, Beliau mengunjungi Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Hikmah sekaligus Rois Syuriah PCNU Kabupaten Kediri KH. Abdul Nasir Badrus Sholeh, kemudian melanjutkan kunjungan ke Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri Dr. Ismaya Hera Wardanie, S.H., M.Hum.
Selain menjadi ajang perkenalan Kapolres baru, kedua pertemuan dimanfaatkan untuk bertukar pandangan mengenai kondisi kamtibmas, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, serta meningkatkan koordinasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Silaturahmi ini menjadi ikhtiar untuk menyamakan langkah. Ketika komunikasi terjalin baik, setiap persoalan di tengah masyarakat akan lebih mudah diselesaikan melalui kolaborasi,” kata AKBP Latif.
Menurut Beliau, ulama memiliki peran penting dalam menjaga kesejukan masyarakat, sementara koordinasi dengan Kejaksaan menjadi bagian penting dalam mewujudkan penegakan hukum yang profesional, adil, dan memberikan kepastian hukum.
“Hubungan baik yang sudah terbangun harus terus diperkuat. Kami ingin seluruh unsur di Kabupaten Kediri bergerak bersama agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” imbuh Beliau.
Silaturahmi tersebut menjadi penegasan bahwa kepemimpinan baru di Polres Kediri tak hanya berfokus pada penguatan internal, tetapi juga membangun kolaborasi yang lebih erat dengan para mitra strategis. Sebab, keamanan dan pelayanan publik yang berkualitas lahir dari komunikasi yang baik, kepercayaan, dan kerja bersama seluruh elemen daerah. (Arya78)














