BATAVIAINEWS.COM KEDIRI— Percepatan tanam padi di Desa Jarak, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, terus didorong untuk menjaga keberlanjutan produksi pangan di tingkat desa. Kanit Binmas Polsek Plosoklaten Polres Kediri turut turun ke lahan dan membantu petani dalam proses penanaman padi.
Gerakan tersebut menjadi bagian dari Program Ketahanan Pangan yang diarahkan untuk menjaga keberlangsungan produksi pertanian. Percepatan tanam diharapkan dapat menjaga kesinambungan aktivitas produksi yang menopang ketersediaan pangan masyarakat.
Baca juga :
- Percepat Tanam Padi, Polres Kediri Dukung Ketahanan Pangan dari Tingkat Desa
- Keselamatan Nelayan Jadi Prioritas, Satpolairud Polresta Banyuwangi Bagikan Life Jacket
- Lima Personel Polda Jatim Siap Jalankan Misi Perdamaian PBB di Afrika Tengah
- UKSW–PUSAT STUDI KEPOLISIAN: MEMAHAMI KEKERASAN, MERAWAT KEBHINEKAAN
- Kapolres Kotim Bersama Forkopimda Lakukan Pemadaman dan Pendinginan Karhutla di Desa Ganepo
Keterlibatan Polri dilakukan melalui pendampingan langsung kepada petani. Kehadiran personel di lahan juga menjadi bentuk dukungan terhadap sektor pertanian dalam pelaksanaan program swasembada pangan.
Kapolres Kediri AKBP Dr. Muh. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Plosoklaten AKP Didik Suryono, S.H. mengatakan keberlanjutan produksi di tingkat petani menjadi salah satu unsur penting dalam menjaga ketahanan pangan.
“Percepatan tanam perlu didukung bersama agar lahan tetap produktif dan ketersediaan pangan terus terjaga,” kata AKP Didik.
Menurutnya, peran kepolisian dalam program tersebut diwujudkan dengan hadir di tengah kegiatan pertanian sekaligus membangun komunikasi dengan para petani. Pendampingan dilakukan agar dukungan terhadap ketahanan pangan tetap berjalan beriringan dengan aktivitas pertanian masyarakat.
“Petani memiliki peran utama dalam menjaga produksi pangan. Polri mengambil bagian dengan memberikan pendampingan dan dukungan di lapangan,” jelasnya.
Gerakan percepatan tanam padi di Desa Jarak menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan produksi pertanian sekaligus memperkuat pelaksanaan Program Ketahanan Pangan dan Swasembada Pangan dari tingkat desa. (Arya78)














