Scroll untuk baca artikel
Example 35x290
Example 728x250
BeritaInfo DaerahNewsPemerintah

Pemadaman Listrik Massal Sumbar 22 Mei 2026: Terdampak, Aktivitas Ekonomi Terganggu

18
×

Pemadaman Listrik Massal Sumbar 22 Mei 2026: Terdampak, Aktivitas Ekonomi Terganggu

Sebarkan artikel ini

BATAVIAINEWS.COM Pemadaman listrik massal yang terjadi di hampir seluruh wilayah Sumatera Barat pada Jumat, 22 Mei 2026, menimbulkan dampak terhadap berbagai sektor, terutama aktivitas ekonomi masyarakat dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Gangguan pasokan listrik tersebut membuat sejumlah aktivitas usaha mengalami hambatan, khususnya usaha yang bergantung pada peralatan berbasis listrik.
Berdasarkan informasi yang disampaikan pihak PLN, gangguan dipicu oleh masalah pada sistem transmisi utama 275 kV Muaro Bungo–Sungai Rumbai yang berdampak pada sistem kelistrikan Sumatera dan memicu pemadaman di sejumlah wilayah. Gangguan tersebut juga disebut berpengaruh terhadap sistem pembangkit dan proses distribusi listrik secara luas.

Pelaku usaha mengaku mengalami penurunan aktivitas penjualan selama terjadinya pemadaman. Sejumlah usaha seperti rumah makan, kedai minuman, toko fotokopi, percetakan, konter elektronik, hingga usaha yang mengandalkan pendingin dan peralatan listrik lainnya mengalami kendala operasional.

Selain berdampak pada operasional usaha, kondisi ini juga menimbulkan kekhawatiran terhadap potensi kerugian ekonomi, terutama bagi pelaku UMKM yang mengandalkan pendapatan harian. Terhentinya aktivitas produksi dan pelayanan kepada konsumen dinilai dapat memengaruhi pendapatan para pelaku usaha.

Di sisi lain, masyarakat juga menyoroti kondisi di Kota Padang yang disebut mengalami penyalaan listrik secara bertahap dan belum merata di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut menimbulkan beragam pertanyaan dari masyarakat terkait perbedaan waktu normalisasi pasokan listrik di beberapa daerah.

Masyarakat berharap adanya penjelasan yang transparan terkait penyebab gangguan, proses pemulihan jaringan, serta langkah antisipasi ke depan agar dampak terhadap masyarakat dan sektor ekonomi dapat diminimalkan. Para pelaku usaha juga berharap sistem kelistrikan yang menjadi penopang aktivitas ekonomi dapat semakin andal sehingga gangguan serupa tidak memberikan dampak besar bagi UMKM dan masyarakat.

(Ferdi/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *