Scroll untuk baca artikel
Example 340x300
Example 728x250
BeritaInfo DaerahKriminalNews

Jejak “Ninja Pencuri” di Payakumbuh: Teror Sunyi di Tengah Malam

25
×

Jejak “Ninja Pencuri” di Payakumbuh: Teror Sunyi di Tengah Malam

Sebarkan artikel ini

PAYAKUMBUH, BATAVIAINEWS.COM — Di antara sunyi malam Payakumbuh Timur, sosok berpakaian serba gelap muncul di antara bayang. Wajahnya tertutup kain sarung, tubuhnya cekatan, dan langkahnya nyaris tak bersuara. Bukan pemburu, bukan pengintai — tapi sosok yang disebut warga sebagai “Ninja Pencuri Pakaian Dalam.”

Selama beberapa pekan terakhir, dua kelurahan di Kota Payakumbuh — Padang Tangah Payobada dan Balai Jariang — dilanda keresahan. Dari satu rumah ke rumah lain, kisah yang sama berulang: celana dalam dan bra wanita raib secara misterius.

Warga mengaku kehilangan bukan hanya sekali dua kali. Jika dijumlahkan, jumlahnya bisa mencapai ratusan potong pakaian dalam. Modusnya pun sama: pelaku datang antara pukul 01.00 hingga 03.00 dini hari, saat semua penghuni rumah tengah terlelap.

“Dia seperti tahu kapan kami tidur. Kalau tidak dijemur, pakaian dalam di mesin cuci pun diambil,” kata seorang warga dengan nada kesal, Kamis (13/11/2025) malam.

Terekam Kamera, Tapi Wajah Tertutup Sarung

Dari rekaman kamera CCTV yang diterima redaksi, terlihat sosok pria berpakaian gelap tengah beraksi di halaman rumah warga. Ia memanjat pagar, lalu dengan cepat mengambil pakaian yang tergantung di tali jemuran. Namun, identitas pelaku tak terungkap — wajahnya tertutup rapat oleh sarung yang dililit menyerupai penutup kepala ala ninja.

Gerakannya cepat, terlatih, dan seolah sudah memahami situasi lingkungan sekitar. Warga menduga pelaku bukan orang jauh, melainkan seseorang yang paham seluk-beluk wilayah tersebut.

Keresahan dan Upaya Warga

Sejumlah warga kini memasang kamera pengawas tambahan di halaman rumah, dan sebagian lainnya memilih tidak lagi menjemur pakaian di malam hari. Beberapa kelompok ronda malam juga dibentuk untuk mengantisipasi aksi serupa.

“Kalau tertangkap, warga siap serahkan ke polisi. Tapi kami juga mulai khawatir kalau pelaku ini punya kelainan,” ujar tokoh masyarakat setempat.

Langkah Aparat

Pihak kepolisian dari Polsek Payakumbuh Timur disebut telah menerima sejumlah laporan terkait pencurian aneh ini. Petugas tengah menelusuri rekaman CCTV dan mempelajari pola waktu aksi pelaku.

Kendati terkesan sepele, kasus ini membuka sisi lain dari keresahan sosial masyarakat — bagaimana sebuah tindakan nyeleneh bisa menciptakan rasa tidak aman di lingkungan yang sebelumnya damai.

Di antara gelap malam Payakumbuh, “ninja” itu mungkin masih berkeliaran. Tapi warga kini tak lagi tertidur dengan tenang. Mereka berjaga, menanti siapa di balik topeng sarung itu — dan apa sebenarnya yang ia cari.
(Ferdi/Wakaperwil Sumbar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *