Scroll untuk baca artikel
Example 35x290
Example 728x250
Info DaerahJawa tengahKewirausahaanNewsPemerintahPOLRITNI

Jangan Sampai Kotoran Kambing Picu Keluhan Tetangga, Babinsa Ngrombo Turun Ingatkan Peternak

3
×

Jangan Sampai Kotoran Kambing Picu Keluhan Tetangga, Babinsa Ngrombo Turun Ingatkan Peternak

Sebarkan artikel ini

BATAVIAINEWS.COM Sragen – Memelihara ternak bukan hanya soal memberi pakan dan menjaga kesehatan hewan. Kebersihan kandang juga menjadi kunci agar usaha peternakan tidak mengusik kenyamanan tetangga. Hal inilah yang menjadi perhatian Babinsa Desa Ngrombo, Koramil 10/Tangen, saat menyambangi kandang kambing milik warga.

Sertu Sudarman bersama satu anggota Koramil 10/Tangen melaksanakan kegiatan pembinaan perlawanan wilayah (Wanwil) di kandang kambing milik Pariyem, Dukuh Glinggang RT 06, Desa Ngrombo, Kecamatan Tangen, Senin (27/10/2026).

Dalam kesempatan itu, Sudarman mengingatkan Pariyem agar tidak mengabaikan kebersihan kandang, terutama dalam penanganan kotoran kambing yang berpotensi menimbulkan bau tak sedap apabila dibiarkan menumpuk.
“Kandang harus rutin dibersihkan agar bau kotoran ternak tidak mengganggu warga sekitar. Jangan sampai persoalan kebersihan menimbulkan keluhan dan mengganggu kerukunan bertetangga,” menjadi pesan yang ditekankan Babinsa kepada pemilik ternak.
Menurutnya, menjaga kebersihan kandang merupakan bentuk tanggung jawab peternak terhadap lingkungan. Dengan perawatan yang teratur, kambing dapat dipelihara dengan baik, sementara warga di sekitarnya tetap merasa nyaman.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana komunikasi Babinsa dengan masyarakat untuk mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap persoalan lingkungan yang kerap dianggap sepele, tetapi dapat berdampak pada hubungan antar warga.

Melalui pendekatan langsung kepada warga, Babinsa Ngrombo berharap kesadaran menjaga kebersihan semakin tumbuh, sehingga aktivitas beternak tetap produktif tanpa mengorbankan kenyamanan lingkungan.

Bagi Sudarman, lingkungan yang bersih dan kerukunan warga perlu dijaga bersama. Sebab, kenyamanan di lingkungan tempat tinggal berawal dari kepedulian setiap warga terhadap lingkungan terdekatnya.

(Agus Kemplu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *