Scroll untuk baca artikel
Example 340x300
Example 728x250
BeritaJawa BaratNewsPendidikan

Internasional Seminar On Global Health 6 (ISGH 6) FITKes Unjani Cimahi Jawa Barat

29
×

Internasional Seminar On Global Health 6 (ISGH 6) FITKes Unjani Cimahi Jawa Barat

Sebarkan artikel ini

BATAVIAINEWS.COM Cimahi – Fakultas Ilmu Kesehatan dan Teknologi (FITKes) Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI) kembali menyelenggarakan kegiatan (25/11/2025)

akademik berskala internasional melalui The 6th International Seminar on Global Health (ISGH 6th) yang berlangsung pada Selasa, 25 November 2025 di Auditorium UNJANI, Cimahi.

Seminar ini menjadi salah satu agenda ilmiah terbesar yang digelar FITKes UNJANI, menghadirkan ahli dari berbagai negara untuk membahas perkembangan terbaru di dunia kesehatan global.

Tahun ini, FITKes UNJANI berkolaborasi dengan STIKes Dustira, Immanuel Institute of Health, dan Indonesia University of Education sebagai co-host. Mengusung tema “Artificial Intelligence in Health Care Services”, ISGH 6th menyoroti bagaimana kecerdasan buatan (AI) mengubah praktik layanan kesehatan, meliputi berbagai aspek mulai dari pelayanan klinis, riset biomolekuler, hingga pengelolaan big data.

Kegiatan ilmiah ini juga mencakup empat ranah keilmuan utama FITKes, yaitu Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, dan Teknologi Laboratorium Medik (TLM).

Seluruh disiplin ilmu tersebut berperan dalam menghadirkan sudut pandang interprofesional terkait perkembangan AI di bidang kesehatan.

Seminar ini menghadirkan dua keynote speakers, yaitu Prof. Dr. Ir. Retno Muwarni, M.Sc., M.App.Sc dari Diponegoro University yang mengangkat materi “AI For Life: Caring for Indonesian Public Health”, serta Thomhert Suprapto, ST., M.Eng., Ph.D dari AI Working Group – Kementerian Kesehatan RI, dengan paparan “Responsible AI in Healthcare”. Keduanya menekankan pentingnya penggunaan AI yang aman, etis, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Empat main speakers dari Malaysia, Thailand, Australia, dan Filipina turut memberikan wawasan mendalam terkait pemanfaatan AI di negara masing-masing. Mereka membahas kontribusi AI dalam peningkatan layanan keperawatan, analisis biomolekuler, pelayanan kebidanan, serta penelitian kesehatan berbasis big data.

Selain sesi seminar, ISGH 6th juga menyelenggarakan sejumlah agenda ilmiah pendukung, yaitu oral presentation, poster presentation, serta lomba video dan poster mahasiswa. Kegiatan ini memberikan ruang bagi dosen, peneliti, dan mahasiswa untuk mempresentasikan inovasi, ide, dan hasil penelitian di bidang kesehatan, sekaligus memperkuat budaya penelitian di lingkungan akademik.

Dalam wawancara, Ketua Pelaksana ISGH 6th, Bu Rani, menyampaikan bahwa kegiatan tahun ini berhasil menarik antusiasme luar biasa dengan jumlah peserta mencapai 1.300 orang yang berasal dari berbagai institusi pendidikan kesehatan di Indonesia dan luar negeri.

Menurutnya, tingginya jumlah peserta menunjukkan bahwa isu digitalisasi dan perkembangan AI telah menjadi kebutuhan penting bagi tenaga kesehatan. “Peserta sangat antusias karena topik AI sangat relevan dan dibutuhkan dalam dunia kesehatan saat ini,” ujarnya.

Sementara itu, Dekan FITKes UNJANI, Dr. Silvya, menegaskan bahwa seminar ini merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan tenaga kesehatan menghadapi transformasi digital. “Perkembangan AI tidak dapat kita hindari. Tenaga kesehatan harus memahami peluang dan tantangannya, serta memastikan penggunaannya tetap beretika dan aman,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa ISGH 6th menjadi momentum penting untuk memperkuat jejaring internasional dan membuka peluang kolaborasi riset dengan berbagai institusi luar negeri.

Dengan cakupan peserta yang luas, pembicara internasional, serta rangkaian kegiatan ilmiah yang komprehensif, ISGH 6th menegaskan komitmen FITKes UNJANI dalam mendukung inovasi, penelitian, dan pengembangan layanan kesehatan di Indonesia.

Seminar ini diharapkan menjadi wadah berkelanjutan bagi akademisi dan praktisi untuk memperluas wawasan, memperkuat kolaborasi, dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi global.Tantan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *