BATAVIAINEWS.COM Kediri— Persoalan di lahan sering kali muncul dari hal-hal yang terlihat sederhana, seperti hama dan gulma yang mengganggu pertumbuhan tanaman. Karena itu, pendampingan langsung menjadi bagian dari upaya menjaga program ketahanan pangan tetap berjalan di tingkat desa.
Hal tersebut dilakukan Kanit Binmas Polsek Pagu Polres Kediri Aiptu Pujo Mulyono, S.H. saat mendampingi kelompok tani di Desa Padangan, Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri. Selain melihat perkembangan tanaman, Beliau berdiskusi dengan petani mengenai perawatan sekaligus kendala yang ditemukan di lahan.

Pembahasan turut menyentuh hama dan gulma yang berpotensi menghambat pertumbuhan tanaman. Dari komunikasi tersebut, petani dapat menyampaikan kondisi yang dihadapi sekaligus bertukar informasi mengenai langkah perawatan yang diperlukan.
Kapolres Kediri AKBP Dr. M. Wahyudin Latfi, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Pagu AKP Kalis Joewasono, S.H. mengatakan pendampingan tersebut merupakan bagian dari kehadiran personel di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung keberlangsungan program ketahanan pangan.
“Pendampingan ini menjadi ruang untuk melihat langsung kondisi tanaman sekaligus mendengar kendala yang dihadapi petani. Kalau ada persoalan seperti hama atau gulma, bisa segera dikomunikasikan dan dicarikan langkah yang sesuai,” ujar AKP Kalis.
Kehadiran personel Polsek Pagu di tengah kelompok tani juga diarahkan untuk menjaga komunikasi dengan masyarakat tetap berjalan. Dengan pendampingan yang dilakukan sejak proses perawatan, potensi gangguan pada tanaman dapat diketahui lebih awal sehingga upaya menjaga produktivitas lahan bisa dilakukan bersama. (Arya78)














