Scroll untuk baca artikel
Example 35x290
Example 728x250
BeritaInfo DaerahJawa tengahNewsPOLRITNI

Bukan Sekedar Baris Berbaris, Babinsa Karangmalang Tanamkan Disiplin dan Jiwa Kebangsaan ke 120 Pelajar

1
×

Bukan Sekedar Baris Berbaris, Babinsa Karangmalang Tanamkan Disiplin dan Jiwa Kebangsaan ke 120 Pelajar

Sebarkan artikel ini

BATAVIAINEWS.COM Kodim Sragen – Lapangan Kelurahan Kroyo, Kecamatan Karangmalang, Kamis (1/10/2026), berubah menjadi ruang belajar terbuka bagi 120 siswa-siswi SMK Binawiyata Sragen. Di bawah pendampingan Babinsa Desa Guworejo Koramil 02/Karangmalang, Serma Sumartana, bersama tiga anggota Koramil, para pelajar mendapat pembekalan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) dan Peraturan Baris Berbaris (PBB).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan wilayah (Binwanwil) yang menyasar generasi muda. Tidak hanya mengajarkan gerakan PBB, para Babinsa juga menanamkan nilai kedisiplinan, kekompakan, tanggung jawab, loyalitas serta semangat persatuan.

BACA JUGA :

Sebanyak 120 siswa dari empat kelas mengikuti kegiatan tersebut didampingi Bp. Faruq, S.Pd., selaku guru/pendamping/wali kelas X bersama tiga wali kelas lainnya.

Serma Sumartana mengatakan, latihan PBB bukan sekedar mengajarkan siswa agar mampu berdiri tegap dan bergerak seragam. Lebih dari itu, latihan tersebut menjadi sarana membentuk karakter dan kebiasaan disiplin dalam kehidupan sehari-hari.

“PBB mengajarkan kedisiplinan, kekompakan, kepatuhan terhadap aturan dan tanggung jawab. Nilai-nilai tersebut penting dimiliki para pelajar sebagai generasi penerus bangsa,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, siswa juga mendapatkan materi Wawasan Kebangsaan sebagai bekal untuk memperkuat rasa cinta tanah air, persatuan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Babinsa berharap materi yang diberikan tidak berhenti di lapangan latihan. Para siswa diharapkan mampu menerapkan sikap disiplin, kompak dan bertanggung jawab baik di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal masing-masing.

“Harapannya, apa yang mereka dapat hari ini bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Disiplin bukan hanya saat mengikuti PBB, tetapi menjadi kebiasaan di sekolah, keluarga maupun lingkungan masyarakat,” kata Serma Sumartana.

(Agus Kemplu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *