Scroll untuk baca artikel
Example 35x290
Example 728x250
BeritaInfo DaerahNewsPemerintahPolitikSumatera Barat

Andre Rosiade Kritik Balik BEM Unand: Mahasiswa Harus Santun Sampaikan Aspirasi

18
×

Andre Rosiade Kritik Balik BEM Unand: Mahasiswa Harus Santun Sampaikan Aspirasi

Sebarkan artikel ini

BATAVIAINEWS.COM Pariaman — Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, angkat bicara terkait kritik Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Andalas (BEM Unand) terhadap Presiden yang dinilai melewati batas etika.

Hal itu disampaikan Andre saat menghadiri peresmian BTS Telkomsel di Desa Kajai, Kota Pariaman, Minggu (5/4/2026). Ia menegaskan bahwa kritik dalam demokrasi merupakan hal yang sah, namun tidak boleh disampaikan dengan bahasa yang dianggap merendahkan.

Andre menyoroti penggunaan istilah “Presiden Pakak” yang muncul dalam unggahan media sosial BEM Unand. Menurutnya, ungkapan tersebut tidak mencerminkan tradisi intelektual kampus yang seharusnya menjunjung etika dan kesantunan.
“Mahasiswa boleh kritis, tetapi harus tetap menjaga adab. Kritik yang baik adalah kritik yang membangun, bukan yang menjatuhkan martabat,” kata Andre.
Ia juga menilai mahasiswa seharusnya tidak hanya fokus mengkritik pemerintah pusat, tetapi juga peka terhadap persoalan di lingkungan daerah sendiri. Andre bahkan menyindir sikap kritik yang dinilainya kurang proporsional dengan mengutip pepatah, “Gajah di depan mata tidak tampak, semut di seberang lautan terlihat.”

Menurutnya, masih banyak persoalan daerah yang layak mendapat sorotan serius dari kalangan mahasiswa, termasuk soal pembangunan dan kinerja pemerintahan lokal.
Pernyataan Andre langsung menarik perhatian publik, terutama di tengah kuatnya tradisi gerakan mahasiswa sebagai pengontrol kebijakan pemerintah. Meski begitu, ia kembali mengingatkan bahwa kebebasan berpendapat tetap harus dibingkai dengan tanggung jawab dan etika.

(Ferdi/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *