Scroll untuk baca artikel
Example 35x290
Example 728x250
Info DaerahKAL-TENGNewsPOLRITNI

Bahaya Karhutla Terus Mengancam Wilayah Kotim, Polsek KP. Mentaya Berikan Himbauan Kepada Pekerja Pelabuhan

6
×

Bahaya Karhutla Terus Mengancam Wilayah Kotim, Polsek KP. Mentaya Berikan Himbauan Kepada Pekerja Pelabuhan

Sebarkan artikel ini

BATAVIAINEWS.COM SAMPIT – Kondisi cuaca panas ekstrem yang melanda Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), meningkatkan ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Menanggapi situasi ini, personel Polsek Kawasan Pelabuhan (KP) Mentaya Polres Kotim gencar melakukan sosialisasi bahaya Karhutla.

Pada hari Jumat, 4 September 2026, sekitar pukul 10.00 WIB, Petugas piket regu 3 Polsek KP. Mentaya yang dipimpin oleh Ka Spk Aipda Catur Santoso, mendatangi lingkungan Pelabuhan Sampit. Mereka memberikan himbauan dan sosialisasi secara langsung kepada para buruh dan pekerja di sana.

Kapolsek KP. Mentaya IPDA Zaenal,S.H. melalui Ka Spk Aipda Catur menyampaikan bahwa kondisi cuaca saat ini sangat rentan memicu kebakaran. “Suhu yang sangat tinggi dan lahan yang kering membuat potensi Karhutla semakin besar. Kami menghimbau keras agar seluruh buruh dan pekerja di pelabuhan tidak melakukan pembakaran sampah atau lahan sekecil apapun, karena dampaknya bisa sangat luas dan membahayakan kesehatan bersama,” tegasnya.

Selain himbauan Karhutla, petugas kepolisian juga mengingatkan para pekerja untuk selalu memprioritaskan keselamatan diri. Dalam kesempatan tersebut, Aipda Catur menghimbau buruh untuk selalu berhati-hati dalam bekerja dan memastikan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Utamakan keselamatan saat bekerja. Selalu gunakan APD dengan lengkap, mulai dari helm hingga sepatu keselamatan, untuk menghindari kecelakaan. Kepatuhan terhadap prosedur keselamatan kerja adalah kunci agar kita semua bisa pulang ke rumah dengan selamat,” pungkas Aipda Catur.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif Polsek KP Mentaya untuk mencegah terjadinya bencana Karhutla dan meminimalisir risiko kecelakaan kerja di kawasan vital Pelabuhan Sampit. ( Fri )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *