BATAVIAINEWS.COM TULUNGAGUNG – Memperingati Hari Kanker Sedunia 4 Februari, RSUD dr Iskak Tulungagung membagikan bingkisan dan bunga kepada pasien kanker yang menjalani perawatan. Direktur RSUD dr Iskak, dr. Zuhrotul Aini, mengatakan jumlah kasus kanker di Tulungagung mencapai 1.467 orang dan cenderung meningkat setiap tahun.
Direktur RSUD dr. Iskak, dr. Zuhrotul Aini, Sp.A, M.Kes., menegaskan komitmennya untuk membangun ekosistem layanan kanker yang komprehensif. “Cita-cita kami adalah menjadikan RSUD dr. Iskak sebagai pusat pelayanan onkologi terpadu,” ujarnya. Saat ini, rumah sakit terus memperkuat tim medis mulai dari bedah onkologi, bedah digestif, hingga persiapan dokter spesialis penyakit dalam ahli onkologi.

RSUD dr Iskak menjadi rujukan pasien kanker di wilayah Mataraman, melayani pasien dari Trenggalek, Blitar, hingga Kediri. Kepala Dinkes Tulungagung, Desi Lusiana Wardhani, mengungkapkan pasien kanker di Tulungagung terdiri dari:
- 278 kasus kanker serviks
- 984 kanker payudara
- 92 kanker paru
- 113 kanker usus
Proses pengobatan kanker sangat membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Mengingat kanker merupakan penyakit yang dikenal ganas dan mematikan. Namun dapat dicegah melalui deteksi dini.
Dokter Spesialis Bedah, dr Feri Nugroho, menambahkan rata-rata pasien kanker datang ke rumah sakit sudah stadium 3 ke atas, sehingga proses pengobatan harus tepat. Ada beberapa faktor pasien kanker terlambat datang ke rumah sakit, yaitu:
- Persepsi takut pengobatan medis
- Lebih memilih pengobatan alternatif
- Rendahnya edukasi kepada masyarakat
Padahal fatalitas pasien kanker sangat ditentukan oleh tingkat stadium pasien. ( Arya78)














