BATAVIAINEWS.COM PADANG — Aksi penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) oleh personel Satuan Polisi Pamong Praja Kota Padang di kawasan Pasar Raya Padang memicu kericuhan dan protes dari pedagang serta warga sekitar.
Ketegangan bermula dari beredarnya sebuah rekaman video amatir milik warga yang kemudian viral di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat seorang oknum petugas Satpol PP diduga melakukan tindakan represif dengan menendang barang dagangan milik salah satu pedagang saat proses penertiban dan relokasi berlangsung.
Tindakan tersebut langsung memancing reaksi keras dari warga yang berada di lokasi kejadian. Sejumlah pedagang yang menyaksikan insiden tersebut mengaku kecewa dengan cara penertiban yang dinilai tidak humanis.
Salah seorang pedagang yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa petugas seharusnya tetap mengedepankan pendekatan persuasif, meskipun sedang menjalankan tugas penertiban.
“Seharusnya tidak perlu sampai menendang dagangan seperti itu,” ujar seorang warga yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung.
Kericuhan sempat terjadi karena beberapa pedagang memprotes tindakan oknum petugas tersebut. Warga yang menyaksikan juga ikut menyoroti cara penertiban yang dinilai terlalu keras terhadap pedagang kecil.
Hingga berita ini diturunkan, tim Media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pimpinan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Padang guna mendapatkan klarifikasi terkait tindakan oknum personel di lapangan.
Pihak terkait diharapkan segera memberikan penjelasan resmi agar persoalan tersebut tidak menimbulkan polemik berkepanjangan di tengah masyarakat.
(Ferdi)














