Tanggamus-BATAVIAINEWS.COM-ketua mpc majlis Pimpinan cabang Daerah (MPC) Tanggamus kembali menunjukkan perannya dalam mengawal transparansi dan akuntabilitas kinerja pemerintah daerah. Kali ini,ketua MPC pemuda Pancasila Tanggamus Lampung mengusut dugaan penyimpangan yang terjadi di lingkungan Dinas Pendidikan kabupaten Tanggamus Lampung.
Pimpinan MPC ormas PP Anwar mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima sejumlah laporan dari terkait indikasi penyalahgunaan anggaran, dan dugaan korupsi, serta ketidakefisienan dalam pengelolaan anggaran dana bos terutama di sekolah SD maupun SMP di kabupaten Tanggamus

“Kami menemukan berbagai indikasi yang perlu ditelusuri lebih lanjut. Beberapa laporan yang kami terima mencakup dugaan ketidakterbukaan dalam pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), beserta kebijakan-kebijakan yang dinilai merugikan ujar Anwar
Dalam konferensi pers yang digelar pada Sabtu (8/2/2025).
Anwar meminta Transparansi dinas pendidikan Tanggamus terkait temuan temuan yang ada di sekolah sekolah baik SD maupun SMP terkait anggaran percetakan dari tahun 2020, 2021, 2023, 2024
PTS dan US,PAS dan US PTS ganjil PTS dan LUS PAS ganjil yang belum di bayar
kan oleh oknum Kepala sekolah sedangkan untuk anggaran dana bos sudah terealisasi
“Kami tidak akan tinggal diam. Semua temuan ini akan kami kaji secara menyeluruh. Jika terbukti ada pelanggaran, kami akan membawa permasalahan ini ke ranah hukum,” tegas Anwar
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Tanggamus PLT belum secara resmi memberikan tanggapan nya terkait persoalan yang ada di sekolah SD maupun SMP Namun, pemerhati pendidikan menanti langkah konkret dari pihak berwenang dalam menangani permasalahan ini.
Ormas PP Tanggamus juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam mengawasi dan melaporkan apabila menemukan dugaan pelanggaran di lingkungan pendidikan.
“Pendidikan adalah pilar utama pembangunan bangsa. Jangan sampai sektor ini tercoreng oleh praktik-praktik yang tidak bertanggung jawab,” pungkas Anwar.
Hingga berita ini diterbitkan,Ormas PP dan media yang tergabung akan terus melakukan pengumpulan data dan bukti di lapangan guna mengungkap kebenaran di balik dugaan penyimpangan anggaran Percetakan tersebut.
ABJ














