Scroll untuk baca artikel
Example 35x290
Example 728x250
BeritaLampungNewsPemerintah

“Gubernur Lampung Tinjau Perbaikan Jalan Jelang Lebaran

5
×

“Gubernur Lampung Tinjau Perbaikan Jalan Jelang Lebaran

Sebarkan artikel ini
BATAVIAINEWS.COM Lampung - Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal meninjau langsung penanganan cepat perbaikan ruas jalan provinsi di Metro dan Kabupaten Lampung Tengah pada Senin, 23 Februari 2026.

Peninjauan dilakukan bersama Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, guna memastikan kesiapan infrastruktur menjelang arus mudik Lebaran.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Salah satu titik yang ditinjau adalah Jalan Pattimura di Metro Utara, Kota Metro. Ruas ini merupakan jalur penghubung strategis antara Kota Metro, Kabupaten Lampung Timur, dan Lampung Tengah. 

Selain itu, Gubernur Mirza juga meninjau ruas Jalan Merapi di Desa Nambah Dadi, Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah. Kedua ruas tersebut menjadi prioritas penanganan cepat karena mengalami kerusakan yang berpotensi mengganggu mobilitas masyarakat.

Di sela-sela kegiatan, Gubernur Mirza menjelaskan bahwa perbaikan yang dilakukan saat ini masih bersifat sementara, dengan fokus pada penebalan badan jalan dan penutupan lubang. Langkah ini dilakukan agar perjalanan masyarakat selama mudik Lebaran dapat berlangsung lebih aman dan nyaman.

“Ini sementara kita tutup lubang-lubang supaya Lebaran bisa nyaman jalannya. Perbaikan permanen akan kita mulai setelah Lebaran,” ujar Gubernur Mirza.

Ia menambahkan, pembangunan permanen di Jalan Pattimura direncanakan menggunakan konstruksi rigid beton sepanjang sekitar satu kilometer di kedua sisi jalan. Anggaran yang disiapkan mencapai sekitar Rp10 miliar, termasuk untuk pembenahan saluran irigasi atau drainase di sepanjang ruas tersebut.

Menurutnya, kerusakan berulang pada Jalan Pattimura dalam beberapa tahun terakhir tidak terlepas dari persoalan drainase yang tidak terawat. Banyak saluran air yang tertutup dan tidak dibersihkan sehingga menyebabkan genangan dan mempercepat kerusakan badan jalan.

“Drainasenya banyak yang tidak pernah dibersihkan, bahkan ada yang tertutup. Air menggenang, akhirnya jalan rusak lagi. Tahun ini kita perbaiki lagi, tapi drainase harus dibenahi,” katanya.

Karena itu, Gubernur Mirza meminta pemerintah daerah setempat untuk turut mengawal perawatan saluran air. Ia menekankan bahwa sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, dan masyarakat menjadi kunci agar perbaikan jalan dapat bertahan lebih lama.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso menyatakan komitmennya untuk segera membenahi drainase, terutama pada titik-titik yang belum tersentuh perbaikan oleh pemerintah provinsi.

Selain persoalan drainase, Gubernur Mirza juga menyoroti tingginya lalu lintas kendaraan berat di jalur tersebut. Jalan Pattimura kerap dilalui kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) yang melintas pada malam hari. Ia meminta pengawasan terhadap kendaraan berat diperketat agar kapasitas jalan dalam kota tidak terus terbebani.

Penanganan cepat ini merupakan bagian dari langkah antisipatif Pemerintah Provinsi Lampung menjelang arus mudik Lebaran 2026. Dengan perbaikan sementara sebelum Lebaran dan pembangunan permanen setelahnya, pemerintah berharap keselamatan pengguna jalan meningkat sekaligus mendukung kelancaran distribusi barang dan mobilitas masyarakat.

Ruas Jalan Pattimura sendiri menjadi akses penting bagi aktivitas perdagangan dan distribusi hasil pertanian dari Lampung Timur dan Lampung Tengah menuju pusat Kota Metro. Perbaikan jalan diyakini mampu memangkas waktu tempuh serta menekan biaya logistik bagi masyarakat dan pelaku usaha.

Ke depan, Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan penanganan infrastruktur jalan tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik, tetapi juga penguatan sistem pemeliharaan, pembenahan drainase, serta pengawasan kendaraan berat guna mendukung konektivitas antarwilayah secara berkelanjutan.
(Suf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *