BATAVIAINEWS.COM JAKARTA – Generasi Negarawan Indonesia (GNI) Jabodetabek memberikan apresiasi terhadap visi besar Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, dalam mengawal arus mudik Lebaran 2026. GNI menilai, kebijakan untuk meniadakan tilang manual dan mengoptimalkan teknologi e-TLE sebagai sarana pelayanan adalah bukti nyata bahwa modernisasi Polri tetap berpijak pada nilai-nilai kemanusiaan.(6 Maret 2026)
Ketua Umum GNI Jabodetabek, Ruslan Padli, menyatakan bahwa pendekatan yang diambil oleh Irjen Pol. Agus Suryonugroho dalam Operasi Ketupat 2026 memberikan rasa tenang bagi jutaan pemudik yang akan pulang ke kampung halaman.
Teknologi yang Melayani, Bukan Menghakimi
Ruslan menilai penggunaan teknologi Electronic Traffic Law Enforcement (e-TLE) yang difokuskan untuk pemantauan, identifikasi, dan evaluasi—bukan untuk penegakan hukum manual di lapangan—merupakan terobosan yang sangat bijak.
“Di bawah kepemimpinan Irjen Pol. Agus Suryonugroho, kita melihat sebuah transformasi besar. Beliau membuktikan bahwa teknologi canggih seperti e-TLE dan sistem real-time di Command Center bisa berjalan beriringan dengan hati nurani.
Langkah ini mengubah wajah jalan raya dari area penuh sanksi menjadi ruang pelayanan yang humanis,” ujar Ruslan Padli dalam pernyataan resminya, Jumat (6/3/2026).
Negara Hadir Melalui Sistem yang Terukur
Mengutip pernyataan Kakorlantas bahwa “Keselamatan tidak terjadi kebetulan, ia dirancang dan dikawal dengan sistem”, GNI meyakini bahwa persiapan melalui Tactical Floor Game (TFG) yang dipimpin langsung oleh Irjen Pol. Agus Suryonugroho adalah jaminan keamanan bagi masyarakat.
“Beliau sangat detail dalam merancang keselamatan pemudik.
Dengan parameter data yang akurat, Irjen Pol. Agus tidak hanya menjaga kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga menjaga momentum spiritual masyarakat yang ingin merayakan kebahagiaan bersama keluarga tanpa rasa khawatir akan penindakan manual di jalan,” tambah Ruslan.
Komitmen ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’
GNI Jabodetabek menegaskan kesiapannya untuk mendukung penuh instruksi Kapolri yang dijalankan secara apik oleh Kakorlantas. Slogan ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’ dinilai bukan sekadar jargon, melainkan janji nyata negara melalui Korlantas Polri.
“Kami mengajak masyarakat untuk menghormati kepercayaan yang diberikan oleh Irjen Pol. Agus Suryonugroho. Mari kita tunjukkan bahwa meskipun tidak ada tilang manual, masyarakat tetap bisa tertib dan disiplin. Inilah kedewasaan berbangsa yang ingin kita bangun bersama,” tutup Ruslan. (Tim)














