Scroll untuk baca artikel
Example 35x290
Example 728x250
Info DaerahJawa TimurNewsPemerintahPendidikanPOLRITNI

Kapolres Kediri Kota Jadi Pembina Upacara di MAN 2, Ajak Pelajar Bijak Bermedsos dan Jauhi Narkoba

2
×

Kapolres Kediri Kota Jadi Pembina Upacara di MAN 2, Ajak Pelajar Bijak Bermedsos dan Jauhi Narkoba

Sebarkan artikel ini

BATAVIAINEWS.COM KEDIRI KOTA – Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., mengajak para pelajar untuk membangun integritas, bijak menggunakan media sosial, menaati hukum, serta menjauhi narkoba demi meraih masa depan yang gemilang. Pesan tersebut disampaikan saat menjadi pembina upacara di MAN 2 Kota Kediri, Senin (26/10/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 06.30 WIB tersebut merupakan bagian dari program Quick Wins 100 Hari Kapolri melalui program Polisi Peduli Pendidikan (Polidik) di wilayah hukum Polres Kediri Kota. Program ini menjadi salah satu upaya Polri untuk hadir di lingkungan pendidikan sekaligus menanamkan nilai kedisiplinan, kesadaran hukum, dan karakter positif kepada generasi muda.

Kedatangan Kapolres Kediri Kota di MAN 2 Kota Kediri tidak hanya untuk mengikuti upacara bendera. Sebelum kegiatan dimulai, Kapolres juga melaksanakan pengaturan lalu lintas di depan sekolah guna membantu kelancaran arus kendaraan dan memberikan rasa aman bagi para pelajar yang datang ke sekolah.

Upacara diikuti sekitar 900 pelajar MAN 2 Kota Kediri, kepala sekolah H. Marwah, S.Pd., jajaran wakil kepala sekolah, dewan guru, serta personel Polres Kediri Kota. Turut hadir Kasatlantas AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H., Kasatbinmas AKP Cahyo Widodo, S.H., Kapolsek Kota Kediri Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., dan KBO Binmas Iptu Nanang.

Dalam amanatnya, AKBP Kresno Wisnu Putranto menyampaikan apresiasi terhadap kemampuan para pelajar, baik di bidang akademik maupun pendidikan agama. Ia mengingatkan bahwa prestasi harus diimbangi dengan integritas, kejujuran, dan tanggung jawab agar para siswa mampu menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas.

Menurutnya, masa remaja merupakan periode penting untuk mengembangkan potensi diri sekaligus menentukan arah masa depan. Karena itu, setiap tindakan dan keputusan perlu dipertimbangkan secara matang agar tidak menghambat cita-cita yang ingin diraih.

“Belajarlah dengan tekun, taati hukum, hormati orang tua dan guru, serta raihlah cita-cita kalian tanpa mengabaikan kejujuran dan tanggung jawab,” pesan Kapolres kepada para pelajar.

Kapolres juga memberikan perhatian khusus terhadap penggunaan media sosial di kalangan generasi muda. Di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, para pelajar diharapkan mampu memanfaatkan media sosial secara positif, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya, serta tidak ikut menyebarkan berita yang berpotensi menyesatkan masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa media sosial dapat memberikan manfaat apabila digunakan secara bijak, tetapi juga dapat menimbulkan dampak negatif apabila disalahgunakan. Oleh karena itu, para siswa perlu membiasakan diri memeriksa kebenaran informasi sebelum mempercayai atau membagikannya kepada orang lain.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres turut menyosialisasikan layanan Call Center Polri 110 sebagai sarana bagi masyarakat untuk meminta bantuan kepolisian. Layanan ini dapat dimanfaatkan oleh pelajar, guru, maupun masyarakat apabila menghadapi situasi yang membutuhkan kehadiran atau bantuan polisi.

“Apabila adik-adik maupun bapak dan ibu guru mengalami kesulitan atau membutuhkan bantuan kepolisian, silakan menghubungi layanan 110,” pesannya.

Suasana upacara berlangsung semakin interaktif ketika Kapolres mengadakan kuis bagi para pelajar yang disertai pembagian hadiah. Kegiatan tersebut menjadi sarana membangun kedekatan antara Polri dan kalangan pelajar sekaligus menyampaikan pesan-pesan positif dengan cara yang menarik.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama, menyanyikan lagu bertema antinarkoba, serta sesi foto bersama. Setelah upacara, Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Septia Intan Putri memberikan imbauan dan sosialisasi terkait Operasi Patuh Semeru 2026, yang berlangsung pada 26 Oktober hingga 8 November 2026.

Melalui sosialisasi tersebut, para pelajar diharapkan semakin memahami pentingnya disiplin berlalu lintas, mematuhi rambu-rambu, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta mengutamakan keselamatan saat berkendara maupun ketika menjadi pengguna jalan.

Program Polidik ini menegaskan komitmen Polres Kediri Kota untuk memperkuat kemitraan dengan dunia pendidikan. Kehadiran polisi di sekolah diharapkan tidak hanya memberikan edukasi tentang hukum dan keamanan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga ketertiban serta membangun masa depan bangsa.

Dengan sinergi antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan pelajar, diharapkan lahir generasi yang cerdas, berintegritas, disiplin, bijak bermedia sosial, serta mampu mewujudkan cita-cita menuju Indonesia Emas. (Arya78)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *