BATAVIAINEWS.COM KEDIRI – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Kediri menggelar musyawarah sekaligus pengukuhan pengurus pimpinan cabang periode 2026–2031. Kegiatan berlangsung di Aula Museum Sri Aji Joyoboyo, Kabupaten Kediri.
Agenda ini menandai terbentuknya kepengurusan PHRI Cabang Kabupaten Kediri secara mandiri, yang sebelumnya tergabung dalam PHRI Kediri Raya. Pengukuhan diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan kontribusi sektor perhotelan serta restoran dalam mendukung pengembangan pariwisata daerah.


Sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan turut hadir, di antaranya Kepala Disparbud Kabupaten Kediri Mustika Prayitno Adi, perwakilan Disdagrin dan SDHI, kepala SKPD di lingkungan Pemkab Kediri, Dandim 0809 Kediri Letkol Inf David Nur Hardiansyah, jajaran Forkopimda Kabupaten Kediri, pelaku usaha, serta tamu undangan lainnya.
Ketua PHRI Kabupaten Kediri, Ir. Estterrita Dian Kenjorini, mengatakan perubahan dari PHRI Kediri Raya menjadi kepengurusan cabang Kabupaten Kediri merupakan langkah untuk memperkuat pelaksanaan program kerja organisasi.
Menurutnya, pengurus baru akan melanjutkan program-program yang telah disusun dan menjalankannya sesuai agenda yang ditetapkan. Penguatan sinergi dan kolaborasi dengan para mitra juga menjadi perhatian utama.
“Penguatan sinergi dan kolaborasi PHRI dengan mitra kerja harus ditingkatkan. PHRI selalu ikut mendukung program pengembangan pariwisata. Pola mitra kerja pariwisata selalu terkait dengan wisatawan. Karena itu, hotel dan restoran di Kabupaten Kediri hadir untuk menerima wisatawan dengan meningkatkan mutu pelayanan,” katanya.
Sementara itu, Ketua PHRI Provinsi Jawa Timur, Eko Cahyono, menyampaikan bahwa pembentukan kepengurusan PHRI Kabupaten Kediri diharapkan membuat organisasi semakin solid dalam menjalankan program kerja.
“Tentu ke depan akan lebih solid seiring dengan adanya kemajuan Kabupaten Kediri menuju kota besar dan PHRI akan lebih maju. Pengurus PHRI tentu lebih fokus bekerja untuk berperan dalam pengembangan pariwisata di Kabupaten Kediri,” ujarnya.
Ia berharap kepengurusan baru mampu memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak sekaligus mengambil peran lebih besar dalam mendukung perkembangan pariwisata di Kabupaten Kediri.
Melalui kepengurusan periode 2026–2031, PHRI Kabupaten Kediri diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pelaku industri pariwisata. Peningkatan kualitas layanan hotel dan restoran juga menjadi bagian penting dalam memberikan pengalaman yang baik bagi wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Kediri.
Ketua Panitia PHRI Kabupaten Kediri sekaligus Ketua Bagian UMKM (Pusat Oleh-Oleh Kediri GTT), Gatot Siswanto, menyampaikan terima kasih atas komitmen semua pihak yang telah berperan menyukseskan acara tersebut.
“Dengan kepengurusan PHRI 2026-2031 semakin solid dan bisa menjaga marwah juga membantu pemerintah daerah terhadap sektor pariwisata, UMKM serta bertambahnya pendapatan daerah maupun masyarakat Kabupaten Kediri,” harap Gatot. (Arya78)














