BATAVIAINEWS.COM KEDIRI— Setelah ditanam, jagung di Desa Wates, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, memasuki tahap perawatan. Kanit Binmas Polsek Wates Polres Kediri Aiptu Kris turut berada di lahan, membantu petani sekaligus berbincang mengenai perkembangan tanaman, Selasa (6/10/2026).
Perbincangan bersama petani turut membahas persoalan yang ditemui selama perawatan, termasuk hama dan gulma. Informasi tersebut menjadi bahan untuk melihat kebutuhan tanaman selama proses budidaya.

Bagi petani, pekerjaan tidak berhenti setelah benih ditanam. Perawatan yang dilakukan secara rutin ikut menentukan pertumbuhan tanaman hingga menghasilkan. Di sinilah personel kepolisian mengambil bagian dengan hadir di tengah aktivitas pertanian.
Baca juga :
- KPK Dorong Pendidikan Antikorupsi Lampung Jadi Pilot Project Daerah Lain
- Babinsa Koramil Eromoko Sambangi Pos Ronda, Jaga Wilayah Tetap Kondusif
- Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Kapolres Kediri Rayakan Kemenangan Bersama Ribuan Warga
- Polres Kediri Kota Perkuat Kesehatan Personel melalui Vaksinasi Influenza
- Kapolres Kediri Kota Silaturahmi ke Pengadilan Negeri, Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum
Kapolres Kediri AKBP Dr. Muh. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Wates Iptu Abdul Aziz, S.H. mengatakan personel berupaya mengikuti aktivitas petani dari dekat agar komunikasi tetap terjaga.
“Yang penting bukan hanya tanamannya, tetapi bagaimana petani bisa menjaga tanaman itu sampai tumbuh dan menghasilkan,” ujar Iptu Aziz.
Menurutnya, komunikasi langsung dengan petani membantu melihat persoalan yang muncul selama budidaya sekaligus mengetahui kebutuhan di lahan.
“Petani lebih memahami kondisi lahannya. Personel hadir untuk mendengar dan membantu sesuai kebutuhan,” jelasnya.
Aktivitas di lahan jagung Desa Wates menunjukkan bahwa ketahanan pangan juga bertumpu pada perawatan yang dilakukan setiap hari. Dari tanaman yang dijaga petani hingga dukungan di sekitarnya, setiap tahapan ikut menentukan hasil yang akan dipetik. (Arya78)














