BATAVIAINEWS.COM KEDIRI— Memasuki masa perawatan, tanaman jagung di Desa Sukorejo, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, mendapat perhatian dari petani bersama jajaran Polsek Gurah Polres Kediri. Pemantauan dilakukan untuk melihat kondisi tanaman sekaligus mengidentifikasi gangguan yang berpotensi menghambat pertumbuhannya, Kamis (1/10/2026).
Kanit Binmas Polsek Gurah Aiptu Kukuh ikut turun ke lahan bersama petani. Selain membantu perawatan tanaman, Ia berdiskusi mengenai hama dan gulma yang ditemukan selama proses budidaya.
Bagi petani, persoalan semacam itu perlu dikenali sejak tanaman masih dalam masa pertumbuhan. Penanganan yang dilakukan lebih awal menjadi bagian dari upaya menjaga tanaman tetap berkembang hingga memasuki masa panen.
BACA JUGA :
- Wujud Penghargaan Negara Atas Dedikasi Prajurit, 64 Personel Kodim 0808/Blitar Resmi Naik Pangkat
- Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Pemprov Lampung Ajak Masyarakat Rawat Persatuan di Tengah Arus Digital
- Kapolres Kotim Hadiri Pelantikan Dewan Hakim, Juri dan Panitera MTQ ke-57 dan FSQ 2026
- Kapolres Kotim Hadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lapangan Pemda Kotim
- Semangat Kesaktian Pancasila Kapolres Kotim Beri Reward Untuk Personel Berprestasi
Kapolres Kediri AKBP Dr. Muh. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Gurah AKP Dwi Widodo, S.H., mengatakan pendampingan personel diarahkan untuk mengikuti kebutuhan petani di lapangan, termasuk ketika tanaman mulai menghadapi gangguan.
“Personel tidak hanya melihat perkembangan tanaman, tetapi juga ikut berdiskusi dengan petani mengenai kendala yang muncul. Dari situ, kebutuhan di lahan bisa diketahui secara langsung,” ujar AKP Dwi.
Interaksi langsung di lahan tersebut menjadi bagian dari dukungan Polsek Gurah terhadap program ketahanan pangan. Pendampingan dilakukan dengan mengikuti proses budidaya yang berlangsung, sehingga keterlibatan kepolisian tidak berhenti pada kegiatan tanam, tetapi berlanjut pada perawatan tanaman hingga masa pertumbuhan.
Dengan pola pendampingan seperti itu, program ketahanan pangan di Desa Sukorejo berjalan bersama aktivitas petani sehari-hari, termasuk menjaga tanaman jagung tetap terawat di tengah munculnya hama dan gulma. (Arya78)














