BATAVIAINEWS.COM Boyolali. Hampir empat bulan langit tak menurunkan hujan. Sungai dan sumur yang selama ini menjadi tumpuan warga mulai mengering. Di tengah kondisi tersebut, harapan kembali mengalir ke Dukuh Pendem, Desa Bengle, Kecamatan Wonosamudro, Kabupaten Boyolali, setelah Kodim 0724/Boyolali bersama Paguyuban Pengusaha Daur Ulang Plastik/Rosok Dukuh Sirah, Desa Kedunglengkong, menyalurkan 17.000 liter air bersih, Minggu (27/09/2026).

Bantuan air bersih tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat Boyolali Utara yang terdampak kekeringan. Babinsa Koramil 17/Wonosegoro Kodim 0724/Boyolali, Serka Sofyanto, turut mendampingi dan membantu proses pendistribusian air hingga diterima warga. Bantuan itu pun disambut antusias masyarakat yang beberapa hari terakhir mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan air untuk keperluan sehari-hari.
Ketua Paguyuban Pengusaha Daur Ulang Rosok Dukuh Sirah, Bapak Sudarmanto, S.H., mengatakan kepedulian tersebut muncul setelah melihat langsung kondisi warga yang kesulitan mendapatkan air bersih. “Kami sangat terpanggil dengan kondisi yang dialami saudara-saudara kita di wilayah Boyolali Utara. Sudah hampir empat bulan tidak turun hujan, bahkan hujan kiriman pun tidak ada. Karena itu, kami ingin ikut membantu meringankan beban warga,” ujarnya.
BACA JUGA :
- Empat Bulan Menanti Hujan, 17 Ribu Liter Air Bersih Hadir untuk Warga Bengle
- Menjaga Kamtibmas di Wilayah Binaan, Babinsa Intensifkan Patroli Malam
- Polantas KARIB, Kapolri Dorong Teknologi Jadi Jembatan Pelayanan yang Lebih Dekat dengan Masyarakat
- Polres Gresik Gencarkan Inovasi Kopi Keliling, Bangun Kedekatan dengan Warga Ajak Jaga Kamtibmas
- Kodim 0808/Blitar Gelar Open Tournament Domino ORADO Piala Panglima TNI Peringati HUT Ke-81 TNI
Kondisi kekeringan membuat sejumlah sumber air seperti sungai dan sumur mulai mengering. Bahkan, sebagian warga harus menunggu beberapa hari untuk mendapatkan air yang cukup bagi kebutuhan rumah tangga.
Miftah, salah seorang warga, mengaku sangat bersyukur atas bantuan tersebut. “Alhamdulillah, bantuan air ini sangat berarti bagi kami. Selama empat hari terakhir kami kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari. Terima kasih kepada Kodim dan semua pihak yang sudah peduli membantu warga,” ungkapnya.
Melalui penyaluran air bersih ini, Kodim 0724/Boyolali terus membangun sinergi dengan berbagai elemen masyarakat untuk membantu warga yang terdampak kekeringan. Di saat hujan belum juga datang, kepedulian menjadi sumber harapan—17 ribu liter air bukan sekadar bantuan, tetapi bukti bahwa warga Bengle tidak menghadapi musim kemarau seorang diri.
(Agus Kemplu)














