Scroll untuk baca artikel
Example 35x290
Example 728x250
BeritaInfo DaerahJawa TimurNewsPOLRITNI

SOSOK MAYAT PEREMPUAN TANPA IDENTITAS DITEMUKAN DI BENDUNGAN GERAK WARUTURI KEDIRI

9
×

SOSOK MAYAT PEREMPUAN TANPA IDENTITAS DITEMUKAN DI BENDUNGAN GERAK WARUTURI KEDIRI

Sebarkan artikel ini

BATAVIAINEWS.COM KEDIRI — Sesosok jenazah perempuan tanpa identitas ditemukan di bawah pintu air aliran Sungai Brantas, kawasan Bendungan Gerak Waruturi, Desa Gampengrejo, Kabupaten Kediri, Selasa (22/9/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.

Penemuan bermula saat seorang warga yang sedang berolahraga melihat sosok mencurigakan di dekat pintu air. Warga tersebut kemudian melapor kepada petugas keamanan Pos Bendungan Waruturi. Bersama saksi, petugas langsung melakukan pengecekan ke lokasi.

Dari hasil pengecekan, dipastikan terdapat jenazah perempuan dalam posisi telentang dan sudah meninggal dunia. Pihak kepolisian kemudian berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Kediri untuk melakukan evakuasi. Jenazah selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Kediri untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Gampengrejo AKP Rudi Hartono membenarkan temuan tersebut.

“Kami menerima laporan dari warga terkait penemuan mayat berjenis kelamin perempuan tanpa identitas di pintu air aliran Sungai Brantas, Bendungan Gerak Waruturi. Setelah dicek, ternyata benar ditemukan jenazah dalam kondisi telentang dan sudah meninggal dunia,” ujar AKP Rudi di hadapan awak media.

Tim Inafis Polres Kediri turun ke lokasi untuk membantu proses identifikasi. Hingga kini, polisi belum menemukan kartu identitas maupun barang pribadi yang dapat mengungkap jati diri korban. Hanya pakaian yang melekat pada tubuh korban yang ditemukan.

BACA JUGA :

Berdasarkan keterangan polisi, korban mengenakan kaus lengan pendek warna coklat susu dan celana pendek warna hitam. Ciri fisik korban: tinggi badan sekitar 165 cm, tubuh gempal, dan terdapat bekas tindikan pada telinga kiri.

Kondisi jenazah mengalami pembengkakan, kulit mengelupas, dan rambut rontok, diduga akibat terendam air dalam waktu cukup lama. Polisi memperkirakan korban meninggal sekitar tiga hingga empat hari sebelum ditemukan, namun kepastian waktu kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis.

“Identitas korban sampai saat ini belum diketahui. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan dari RS Bhayangkara serta proses identifikasi dari Unit Identifikasi Polres Kediri,” tambah AKP Rudi.

Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau mengenali ciri-ciri korban agar segera melapor ke Polsek Gampengrejo atau kantor polisi terdekat. (Arya78)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *