BATAVIAINEWS.COM KEDIRI— Peternak puyuh di Desa Kencong, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, mendapat pendampingan dari Bhabinkamtibmas setempat dalam program ketahanan pangan.
Bhabinkamtibmas Desa Kencong Brigadir Risma Mifthacul Choiriah menyambangi peternak puyuh pada Rabu (16/9/2026). Beliau melihat langsung proses perawatan ternak sekaligus berbincang dengan peternak mengenai kondisi yang mereka hadapi.

Salah satu yang dibahas adalah penyakit yang dapat menyerang puyuh. Bagi peternak, persoalan kesehatan ternak tidak bisa dianggap sepele karena dapat mengganggu pemeliharaan hingga hasil produksi.
Baca juga
- Polres Lamongan Beri Penghargaan Empat Warga yang Gagalkan Curanmor di Puskesmas Deket
- Riding ke Gunung Kelud, Polres Kediri dan Awak Media Suarakan Kesiapsiagaan Bencana
- Kapolri Minta Pesanggrahan Tjimande Dibuka untuk Semua Peguron
- HADIRI UKW PWI KEPRI, KABIDHUMAS POLDA KEPRI DORONG PEMBERITAAN AKURAT DAN KONSTRUKTIF
- Humanis di Tengah Asap Polantas Karib Polres Kotim Bagi-Bagi Nasi Kotak Untuk Pahlawan Karhutla dan Masyarakat
Kapolres Kediri AKBP Dr. Muh. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Kepung AKP Rudi Darmawan, S.H., M.H. mengatakan perhatian terhadap kesehatan ternak menjadi bagian dari upaya menjaga usaha peternakan warga tetap berjalan.
“Kalau kondisi ternak terjaga, peternak juga lebih mudah mempertahankan produksinya. Karena itu, setiap kendala yang muncul perlu segera diperhatikan,” kata Beliau.
Di lokasi, Brigadir Risma juga bertukar informasi dengan peternak mengenai perawatan puyuh dan kondisi kandang. Pembahasan dilakukan berdasarkan kendala yang benar-benar ditemui selama pemeliharaan.
Usaha ternak puyuh sendiri tidak hanya menjadi sumber penghasilan bagi warga, tetapi juga menghasilkan bahan pangan. Menjaga keberlangsungannya turut berkaitan dengan ketersediaan pangan dari tingkat desa.
“Jangan sampai penyakit menyebar dan mengganggu seluruh ternak. Perawatan rutin tetap harus diperhatikan,” tambah AKP Rudi.
Langkah sederhana dari kandang puyuh di Kencong itu menjadi bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan. Ketika ternak warga tetap sehat dan produksinya terjaga, manfaatnya tidak hanya dirasakan peternak, tetapi juga ikut menopang ketersediaan pangan di masyarakat. (Arya78)














