BATAVIAINEWS.COM KEDIRI— Peternak puyuh di Desa Kencong, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, mendapat pendampingan dari Bhabinkamtibmas setempat dalam program ketahanan pangan.
Bhabinkamtibmas Desa Kencong Brigadir Risma Mifthacul Choiriah menyambangi peternak puyuh pada Rabu (16/9/2026). Beliau melihat langsung proses perawatan ternak sekaligus berbincang dengan peternak mengenai kondisi yang mereka hadapi.

Salah satu yang dibahas adalah penyakit yang dapat menyerang puyuh. Bagi peternak, persoalan kesehatan ternak tidak bisa dianggap sepele karena dapat mengganggu pemeliharaan hingga hasil produksi.
Baca juga
- Kapolres Pasuruan Kukuhkan Da’i Kamtibmas hingga Tingkat Desa dan Kelurahan
- Hadapi Ancaman Banjir hingga Longsor, Polres Kediri Siagakan 500 Personel
- Perluas Edukasi Penyalahgunaan Narkoba, Polres Kediri Sasar Kalangan Pekerja
- Air Mengalir, Harapan Petani Menguat! Babinsa Slogohimo Dampingi Pembangunan Irigasi Perpipaan
- Polsek Parenggean Polres Kotim Amankan Pria dengan 13 bungkus plastik klip berisi sabu Seberat 22,60 Gram di Desa Karang Tunggal
Kapolres Kediri AKBP Dr. Muh. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Kepung AKP Rudi Darmawan, S.H., M.H. mengatakan perhatian terhadap kesehatan ternak menjadi bagian dari upaya menjaga usaha peternakan warga tetap berjalan.
“Kalau kondisi ternak terjaga, peternak juga lebih mudah mempertahankan produksinya. Karena itu, setiap kendala yang muncul perlu segera diperhatikan,” kata Beliau.
Di lokasi, Brigadir Risma juga bertukar informasi dengan peternak mengenai perawatan puyuh dan kondisi kandang. Pembahasan dilakukan berdasarkan kendala yang benar-benar ditemui selama pemeliharaan.
Usaha ternak puyuh sendiri tidak hanya menjadi sumber penghasilan bagi warga, tetapi juga menghasilkan bahan pangan. Menjaga keberlangsungannya turut berkaitan dengan ketersediaan pangan dari tingkat desa.
“Jangan sampai penyakit menyebar dan mengganggu seluruh ternak. Perawatan rutin tetap harus diperhatikan,” tambah AKP Rudi.
Langkah sederhana dari kandang puyuh di Kencong itu menjadi bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan. Ketika ternak warga tetap sehat dan produksinya terjaga, manfaatnya tidak hanya dirasakan peternak, tetapi juga ikut menopang ketersediaan pangan di masyarakat. (Arya78)












