BATAVIAINEWS.COM KEDIRI— Produktivitas tanaman jagung di Desa Manggis, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, menjadi perhatian Polsek Ngancar Polres Kediri. Selasa (15/9/2026), PS. Kanit Binmas Polsek Ngancar turun langsung bersama kelompok tani untuk melihat kondisi tanaman sekaligus membantu perawatannya.
Di lahan, petugas dan petani membahas sejumlah kendala yang dapat mengganggu pertumbuhan jagung. Hama dan gulma menjadi salah satu perhatian karena jika tidak ditangani dapat memengaruhi kondisi tanaman dan hasil panen.

Perawatan tanaman juga dilakukan secara langsung. Kehadiran petugas di tengah aktivitas kelompok tani membuat persoalan yang ditemukan di lahan bisa dibahas bersama dengan melihat kondisi tanaman secara nyata.
Baca selanjutnya
- Kapolres Pasuruan Kukuhkan Da’i Kamtibmas hingga Tingkat Desa dan Kelurahan
- Hadapi Ancaman Banjir hingga Longsor, Polres Kediri Siagakan 500 Personel
- Perluas Edukasi Penyalahgunaan Narkoba, Polres Kediri Sasar Kalangan Pekerja
- Air Mengalir, Harapan Petani Menguat! Babinsa Slogohimo Dampingi Pembangunan Irigasi Perpipaan
- Polsek Parenggean Polres Kotim Amankan Pria dengan 13 bungkus plastik klip berisi sabu Seberat 22,60 Gram di Desa Karang Tunggal
Kapolres Kediri AKBP Dr. Muh. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Ngancar AKP Marjuki, S.H., M.H. mengatakan dukungan terhadap ketahanan pangan perlu dibarengi dengan perhatian terhadap proses produksi di tingkat petani.
“Kalau tanamannya terawat dan gangguan bisa segera ditangani, peluang hasil panennya juga lebih baik. Karena itu kami ikut melihat kondisi di lapangan,” ujar AKP Marjuki.
Bagi kelompok tani, pembahasan langsung di lahan menjadi kesempatan untuk bertukar informasi mengenai kondisi tanaman yang sedang mereka rawat. Fokusnya bukan hanya pada keberadaan tanaman, tetapi bagaimana jagung tetap tumbuh dan menghasilkan secara optimal.
Upaya menjaga produktivitas tersebut turut mendukung program ketahanan pangan dari tingkat desa. Lahan pertanian yang tetap terawat menjadi salah satu penopang agar produksi pangan dapat terus berjalan.
“Harapannya sampai panen nanti tanaman tetap sehat dan hasilnya maksimal,” kata AKP Marjuki.
Dari lahan jagung Manggis, dukungan ketahanan pangan dijalankan lewat pekerjaan yang paling dekat dengan petani yakni menjaga tanaman tetap tumbuh, mengantisipasi gangguan, dan mempertahankan hasil produksi. (Arya78)












