Scroll untuk baca artikel
Example 35x290
Example 728x250
Info DaerahJawa TimurNewsPendidikanPOLRITeknologi

Pelajar SMAN 1 Plosoklaten Mulai Kenali AI, Polres Kediri Dorong Literasi Teknologi

8
×

Pelajar SMAN 1 Plosoklaten Mulai Kenali AI, Polres Kediri Dorong Literasi Teknologi

Sebarkan artikel ini

BATAVIAINEWS.COM Kediri— Mencari bahan pelajaran kini tidak lagi berhenti pada buku atau mesin pencari. Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) ikut membuka cara baru bagi pelajar untuk mendapatkan informasi, mengembangkan ide, hingga membantu menyelesaikan persoalan belajar.

Perubahan tersebut menjadi salah satu hal yang diperkenalkan dalam sosialisasi pembelajaran paham AI dari Cabang Dinas Pendidikan kepada siswa-siswi SMA, SMK, dan MA di wilayah hukum Polres Kediri. Kali ini, kegiatan berlangsung di SMAN 1 Plosoklaten, Kamis (3/9/2026).

Polres Kediri turut terlibat dengan menugaskan personel Satlantas, Satbinmas, dan Bag SDM. Keterlibatan lintas fungsi tersebut menjadi bagian dari dukungan kepolisian terhadap upaya membangun pemahaman teknologi di kalangan pelajar.

AI sendiri semakin mudah dijumpai dalam aktivitas sehari-hari. Bagi pelajar, teknologi tersebut dapat dimanfaatkan untuk membantu mencari referensi, mengembangkan gagasan, memahami materi, hingga mengeksplorasi pengetahuan dari berbagai sumber.

Namun, kemudahan itu juga membuat kemampuan memahami informasi menjadi semakin penting. Hasil yang diberikan AI tetap perlu dibaca, dipahami, dan diperiksa kembali sebelum digunakan dalam proses belajar.

Kapolres Kediri AKBP Dr. Muh. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kabag SDM Polres Kediri Kompol Eko P. Sanosin, S.H., mengatakan perkembangan AI perlu diikuti dengan kesiapan pelajar dalam memahami cara penggunaannya.

“AI bisa membantu pelajar belajar lebih cepat dan menemukan banyak referensi. Tetapi tetap harus dipahami apa yang digunakan dan dari mana informasinya berasal,” ujar Beliau.

Menurut Kompol Eko, kemampuan tersebut menjadi bagian dari literasi digital yang semakin dibutuhkan seiring teknologi berkembang semakin cepat. Pelajar perlu memiliki ruang untuk mengenal teknologi sekaligus memahami batas penggunaan yang tepat. (Arya78)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *