Scroll untuk baca artikel
Example 35x290
Example 728x250
BeritaInfo DaerahNewsPOLRIRiau

OPERASI GABUNGAN GAGALKAN PENYELUNDUPAN 1,3 TON KETAMINE DI PERAIRAN NATUNAPengungkapan Terbesar Sepanjang 2026, 8 ABK WNA Diamankan

9
×

OPERASI GABUNGAN GAGALKAN PENYELUNDUPAN 1,3 TON KETAMINE DI PERAIRAN NATUNAPengungkapan Terbesar Sepanjang 2026, 8 ABK WNA Diamankan

Sebarkan artikel ini

BATAVIAINEWS.COM Kepulauan Riau, 9 Agustus 2026 – Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Bea dan Cukai, TNI Angkatan Laut, Bareskrim Polri, Badan Intelijen Negara (BIN), dan Polda Kepulauan Riau berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis ketamine seberat ± 1,3 ton di wilayah perairan Natuna, Kepulauan Riau.

Dalam operasi gabungan tersebut, petugas mengamankan kapal berbendera King Sun beserta 8 orang Anak Buah Kapal (ABK) yang diduga kuat merupakan jaringan peredaran gelap narkotika internasional.

Pengungkapan ini berawal dari informasi intelijen BNN dan Bea Cukai pada Februari 2026 terkait aktivitas kapal Fude/King Sun yang bergerak dari Teluk Thailand menuju perairan Indonesia. Berdasarkan profiling, kapal tersebut membawa 9 ABK berkewarganegaraan Myanmar.

Rangkaian operasi dimulai Selasa (4/8) dengan koordinasi tim gabungan menuju titik pencegatan. Pada Kamis (6/8), kapal target memasuki wilayah perairan Indonesia dan langsung disekat oleh unsur TNI AL: KRI Kerambit-627, KRI Surik-645, dan KRI Karotang-872.

Tim Gabungan BNN, Bea Cukai, dan Bareskrim Polri di atas Kapal BC 30005 kemudian mengawal King Sun menuju perairan Bintan. Sore harinya dilakukan on board dan pengawalan kapal beserta seluruh awak hingga bersandar di Pangkalan Koarmada IV Tanjung Sengkuang untuk pemeriksaan lanjutan.

Pemeriksaan mendalam pada Jumat (7/8) dengan bantuan unit K-9 berhasil menemukan tempat penyimpanan rahasia di bawah lantai kamar ABK asal Taiwan.

Dari hasil pemeriksaan diamankan 8 ABK berinisial ZO, MML, KH, MM, TA, ML, TMH, dan PL. Barang bukti yang disita sebanyak 65 karung. Rinciannya: 64 karung masing-masing berisi ±20 bungkus teh Cina hijau, dan 1 karung berisi 18 bungkus kristal yang diduga kuat ketamine dengan berat bruto ±1,3 ton.

“Pengungkapan ini adalah bukti nyata sinergitas aparat penegak hukum dalam memutus jalur masuk narkotika melalui laut dan membongkar jaringan sindikat lintas negara,” tegas BNN.

Saat ini Tim Gabungan Joint Operation terus mengintensifkan pemeriksaan dan pengembangan penyidikan untuk mengungkap seluruh jaringan, pihak terlibat, serta jalur logistik internasional yang digunakan. (Arya78)

BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN RI

WarOnDrugsForHumanity

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *