BATAVIAINEWS.COM KEDIRI — Blusukan dan menyapa langsung masyarakat dari dekat telah menjadi komitmen kuat bagi seorang pemimpin kepolisian di tingkat sektor. Hal inilah yang tercermin dari langkah nyata Kapolsek Tarokan, AKP Priyo Hadistyo, S.H., saat memimpin langsung kegiatan silaturahmi dengan Kepala Desa Bulusari beserta jajaran perangkat desa di Balai Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, pada Rabu (22/7/2026).
Bagi AKP Priyo, kedekatan antara aparat penegak hukum dan masyarakat bukanlah sekadar slogan, melainkan fondasi utama dalam menciptakan rasa aman. Dengan turun langsung ke lapangan, mendengarkan aspirasi, dan merangkul kearifan lokal warga, seorang pemimpin dapat memahami dinamika sosial secara utuh. Kehadiran figur Kapolsek yang humanis dan merakyat ini pun mendapat sambutan hangat serta kekaguman tersendiri dari Kepala Desa, perangkat, dan warga Desa Bulusari.


Hadir mendampingi Kapolsek dalam agenda tatap muka tersebut Kepala Desa Bulusari Agus Utomo, Kanit Binmas Polsek Tarokan Ipda Suyono, S.H., PS. Kanit Samapta Aiptu Mekky Wekyanto, PS. Kanit Propam Aiptu Candra Hermawan, S.H., Bhabinkamtibmas Desa Bulusari Aipda Sulistya Budi Wibawa, S.H., serta jajaran personel Polsek Tarokan dan perangkat Desa Bulusari.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Bulusari Agus Utomo menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kunjungan jajaran Polsek Tarokan. Ia memaparkan bahwa wilayahnya yang didominasi kawasan pegunungan memiliki karakteristik sosial yang unik serta kental dengan tradisi leluhur.
Keunikan kultural tersebut diperkuat oleh pemaparan Bhabinkamtibmas Desa Bulusari, Aipda Sulistya Budi Wibawa, S.H. Di desa berpenduduk sekitar 10.477 jiwa yang terletak di lereng Gunung Wilis ini, terjalin teladan nyata toleransi beragama. Tiga pemeluk agama berbeda—yakni Islam, Kristen, dan Hindu—hidup rukun berdampingan secara harmonis. Di desa ini pula berdiri Pura Diva Giri Sakti, sebuah tempat ibadah umat Hindu yang sangat sakral dan terkenal di kalangan masyarakat luas.
Menanggapi keragaman dan keharmonisan tersebut, AKP Priyo menyampaikan pesan mendalam yang menyentuh hati warga. Ia mengungkapkan rasa takjub dan bangganya atas ketulusan, kerukunan, serta kuatnya ikatan kekeluargaan yang dijaga oleh masyarakat Desa Bulusari di tengah adat istiadat leluhur yang masih terjaga.
“Pemimpin yang baik harus senantiasa hadir dan dekat dengan rakyatnya. Kami hadir bukan sekadar menjalankan tugas pengamanan, tetapi ingin menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat Desa Bulusari. Melihat langsung bagaimana kerukunan antarumat beragama di sini dijaga, dan bagaimana warga hidup berdampingan secara damai, adalah sebuah inspirasi tersendiri bagi kami,” tutur AKP Priyo dengan penuh kehangatan.
Selain merangkul aspek keharmonisan sosial, AKP Priyo juga menyoroti ketangguhan ekonomi kerakyatan di desa tersebut. Desa Bulusari telah lama dikenal sebagai sentra industri rumah tangga (home industry) yang produktif, mulai dari produksi kerupuk aneka rasa hingga pengolahan tepung tapioka berkualitas yang digerakkan langsung dari dapur-dapur rumah tangga warga.
Ia menegaskan, di tengah arus modernisasi dan pesatnya perkembangan wilayah sekitar—terutama dengan hadirnya Bandara Internasional Dhoho Kediri—pihak kepolisian berkomitmen penuh untuk mengawal dan memberikan rasa aman bagi para pelaku UMKM dan perajin lokal agar terus berkembang.
“Kami berharap ke depan sinergitas ini terus terjaga erat. Bersama-sama kita jaga kamtibmas, kita lindungi kerukunan umat beragama, dan kita dukung kemajuan ekonomi kerakyatan di Desa Bulusari,” imbuhnya.
Sebagai penutup, kegiatan silaturahmi ini menegaskan tiga tujuan utama kepolisian: mempererat kerja sama dengan pemerintah desa, mengajak warga aktif menjaga situasi kamtibmas serta toleransi beragama, dan menyerap aspirasi langsung dari masyarakat. Seluruh rangkaian acara berlangsung dalam situasi yang aman, tertib, dan penuh keakraban, ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan antara aparat dan rakyat. (Arya78)














