Scroll untuk baca artikel
Example 35x290
Example 728x250
BeritaInfo DaerahJawa tengahNewsTNI

Lumpur Tak Jadi Halangan, Babinsa Miri Turun Langsung Cabuti Bibit Padi Demi Ketahanan Pangan

3
×

Lumpur Tak Jadi Halangan, Babinsa Miri Turun Langsung Cabuti Bibit Padi Demi Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini

BATAVIAINEWS.COM Sragen – Di tengah hamparan sawah yang masih berlumpur, semangat kebersamaan antara TNI dan petani kembali terlihat. Sertu Rohmadi, Babinsa Desa Doyong Koramil 16/Miri Kodim 0725/Sragen, tanpa ragu ikut mencabuti bibit padi bersama petani sebagai persiapan tanam di lahan milik Bapak Pariyo Dukuh Ngalup RT 11 Desa Girimargo Kecamatan Miri, Senin (29/06/2026).

Dengan kaki yang terbenam lumpur dan tangan yang cekatan mencabuti bibit dari persemaian, Sertu Rohmadi menunjukkan bahwa pendampingan Babinsa bukan sekedar simbolis, melainkan aksi nyata yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Kehadirannya menjadi suntikan semangat bagi petani untuk menyongsong musim tanam dengan penuh optimisme.

Menurut Sertu Rohmadi, keberhasilan pertanian merupakan bagian penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Karena itu, Babinsa akan terus hadir mendampingi para petani mulai dari proses persemaian, penanaman, perawatan hingga masa panen.

“Kami ingin petani merasa tidak sendiri. Kehadiran Babinsa di sawah adalah bentuk kepedulian TNI untuk mendukung peningkatan produksi pangan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat,” ungkapnya.

Bapak Pariyo menyampaikan apresiasi atas kepedulian Babinsa yang selalu hadir saat petani membutuhkan bantuan. Baginya, tenaga yang diberikan Babinsa bukan hanya mempercepat pekerjaan, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas kehidupan pedesaan.

Melalui aksi sederhana di tengah sawah berlumpur ini, Koramil 16/Miri Kodim 0725/Sragen kembali membuktikan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat tidak hanya terjalin dalam kegiatan seremonial, tetapi tumbuh dari kerja nyata, kebersamaan, dan kepedulian dalam mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang tangguh.

(Agus Kemplu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *