BATAVIAINEWS.COM PESAWARAN, 7 Mei 2026 – Setelah mengungkap sejumlah kejanggalan dan dugaan mark-up dalam pengelolaan Dana Desa di Desa Talang Mulya, Kecamatan Teluk Pandan, tim media kembali mendapatkan keterangan resmi dari Kepala Desa, Ahmad Jahroni.
Melalui pesan WhatsApp, Kades Ahmad Jahroni menanggapi pertanyaan terkait penggunaan anggaran periode 2023, 2024, dan 2025 yang totalnya mencapai lebih dari Rp 2,7 Miliar tersebut.
Dalam jawabannya, Ahmad Jahroni menyatakan bahwa laporan pertanggungjawaban penggunaan dana selama tiga tahun tersebut sudah pernah diperiksa dan diperiksa oleh Inspektorat Kabupaten Pesawaran.
“Bang jelasnya, anggaran tahun 2023, 2024, dan 2025 itu sudah diperiksa oleh Inspektorat,” demikian isi pesan yang dikirimkan Kades Ahmad Jahroni kepada tim media.
Menanggapi klaim tersebut, pihak media tidak akan berhenti sampai di sini. Jawaban tersebut justru memunculkan pertanyaan baru yang harus dijawab secara transparan.
“Kami selaku media tidak akan tinggal diam. Jika benar sudah diperiksa, maka harus ada bukti dan hasilnya,” tegas perwakilan media.
Tim kami berencana akan segera mendatangi kantor Inspektorat Kabupaten Pesawaran untuk melakukan konfirmasi dan menggali informasi lebih lanjut. Ada dua poin utama yang akan ditanyakan:
1. Kebenaran Pemeriksaan: Memastikan kebenaran apakah benar Inspektorat sudah melakukan pemeriksaan terhadap laporan keuangan Desa Talang Mulya untuk tahun 2023, 2024, dan 2025.
2. Keterbukaan Publik: Jika memang sudah diperiksa dan dinyatakan aman atau justru menemukan temuan, maka hasilnya wajib diumumkan kepada publik demi transparansi. Masyarakat berhak tahu apa hasil temuan audit tersebut, mengingat banyaknya anggaran jumbo yang dinilai tidak memiliki realisasi fisik di lapangan.
Lebih jauh, pihak media juga menegaskan sikap. Jika ternyata setelah dikonfirmasi ke Inspektorat, anggaran tersebut belum pernah diperiksa, maka kami meminta agar Inspektorat beserta Dinas terkait, seperti Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) dan Kejati, segera melakukan audit menyeluruh.
“Jika ternyata belum diperiksa, kami meminta agar segera dilakukan audit mendalam sekarang juga. Jangan sampai uang rakyat miliaran rupiah dikelola tanpa pengawasan yang jelas,” ujarnya.
Kasus ini akan terus dikawal oleh media hingga mendapatkan kejelasan hukum dan kepastian bahwa setiap rupiah yang digunakan benar-benar tersalurkan dengan tepat dan bermanfaat bagi warga Desa Talang Mulya.(Sitorus.S)














