Scroll untuk baca artikel
Example 35x290
Example 728x250
BeritaKriminalNewsPOLRISumatera Barat

Polda Sumbar Bongkar Mobil “Siluman” Penimbun Pertalite, Kursi Disulap Jadi Tangki Baja

5
×

Polda Sumbar Bongkar Mobil “Siluman” Penimbun Pertalite, Kursi Disulap Jadi Tangki Baja

Sebarkan artikel ini

BATAVIAINEWS.COM PADANG – Aparat dari Polda Sumatera Barat kembali mengungkap praktik curang distribusi bahan bakar bersubsidi. Kali ini, sebuah mobil modifikasi ekstrem berhasil diamankan dalam operasi di salah satu SPBU di Kota Padang.

Kendaraan jenis Kijang dengan nomor polisi BA 1525 awalnya tampak seperti mobil biasa. Namun setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, petugas menemukan adanya rekayasa mencurigakan pada bagian dalam kendaraan. Kursi pengemudi ternyata telah diubah menjadi tangki berbahan baja yang berfungsi menampung Pertalite dalam jumlah besar.

Modifikasi tersebut diduga sengaja dirancang untuk mengelabui petugas SPBU, sehingga pelaku bisa berulang kali mengisi bahan bakar tanpa terdeteksi sebagai pelangsir.

Dengan cara ini, Pertalite yang seharusnya untuk masyarakat umum justru ditimbun dan berpotensi diperjualbelikan kembali.
Direktur Reserse Kriminal Khusus melalui Subdit IV Tipidter menyebutkan bahwa praktik ini merupakan bagian dari jaringan penyalahgunaan BBM bersubsidi yang semakin canggih. “Pelaku memanfaatkan celah pengawasan dengan memodifikasi kendaraan secara tidak lazim. Ini jelas merugikan negara dan masyarakat,” ujar salah satu pejabat kepolisian.

Saat ini, kendaraan beserta pelaku telah diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga tengah mendalami kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam praktik serupa di wilayah Sumatera Barat.
Polda Sumbar menegaskan akan terus meningkatkan pengawasan serta penindakan terhadap segala bentuk penyimpangan distribusi BBM bersubsidi. Masyarakat pun diimbau untuk turut berperan aktif melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan di SPBU.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa kreativitas yang disalahgunakan demi keuntungan pribadi dapat berdampak luas, terutama terhadap distribusi energi yang seharusnya adil bagi seluruh masyarakat.

(Ferdi/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *