Scroll untuk baca artikel
Example 35x290
Example 728x250
BeritaInfo KehilanganJawa tengahNewsTNI

Cetak Generasi Anti-Bullying, Serda Awaludin Tanamkan Karakter di Pesantren Ramadhan SDN 2 Waru

0
×

Cetak Generasi Anti-Bullying, Serda Awaludin Tanamkan Karakter di Pesantren Ramadhan SDN 2 Waru

Sebarkan artikel ini

BATAVIAINEWS.COM Wonogiri – Momentum bulan suci Ramadhan dimanfaatkan secara maksimal oleh SD Negeri 2 Waru, Slogohimo, untuk membentengi mental para siswanya. Melalui kegiatan “Pesantren Ramadhan”, sekolah bekerja sama dengan Koramil 22/Slogohimo menggelar sosialisasi khusus bertajuk Character Building dan Bahaya Perundungan (Bullying) pada Selasa (17/3/2026). Kehadiran Serda Awaludin sebagai narasumber memberikan warna baru bagi para siswa, di mana nilai-nilai kedisiplinan militer dipadukan dengan pendekatan humanis untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.

​Dalam paparannya yang komunikatif, Serda Awaludin menekankan bahwa perundungan adalah “racun” yang merusak masa depan. Beliau menjelaskan secara gamblang bahwa dampak bullying sangatlah luas; tidak hanya melukai fisik dan mental korban yang memicu kecemasan hingga penurunan prestasi, tetapi juga merusak karakter pelaku. Penekanan diberikan bahwa anak yang terbiasa melakukan bullying berisiko terjebak dalam perilaku menyimpang di masa depan. Pesan ini disampaikan dengan tegas namun merangkul, membuat suasana di Mushola Al-Hikmah menjadi penuh antusiasme.

​Acara ini turut dihadiri oleh tokoh penting desa dan pendidikan, mulai dari Kepala Desa Waru Bapak Wisnu Sejati, Kepala Sekolah SDN 2 Waru Ibu Suwarni, S.PdI., M.Pd, hingga jajaran komite sekolah. Kehadiran para stakeholder ini menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah desa, aparat keamanan, dan dunia pendidikan dalam menjaga tumbuh kembang anak. Para orang tua dan guru diingatkan kembali akan peran vital mereka sebagai garda terdepan dalam mendeteksi dini dan mencegah terjadinya praktik perundungan di lingkungan sekitar.

​Kegiatan yang berlangsung tertib dan lancar ini ditutup dengan sesi interaktif yang membuat para murid semakin memahami pentingnya saling menghargai sesama teman. Dengan pembekalan karakter sejak dini, diharapkan siswa-siswi SDN 2 Waru tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki empati tinggi dan berani menolak segala bentuk kekerasan. Semangat Ramadhan kali ini pun menjadi tonggak sejarah bagi Desa Waru dalam mencetak generasi emas yang bebas dari bayang-bayang perundungan.

(Agus Kemplu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *