BATAVIAINEWS.COM. PASAMAN-Rombongan FKBN Sumbar yang dipimpin Inayatul Qubra mendatangi kebun plasma 374 pada 26 Februari 2026 untuk berdiskusi, namun disambut anarkis oleh warga plasma. Sekretaris FKBN, TARMIZI, dikeroyok dan kendaraan rombongan dirusak.

Inayatul Qubra menyatakan kedatangannya bertujuan untuk berdiskusi terkait biaya operasional dan beberapa hal lainnya dengan pengurus plasma 374, termasuk ustad Irawan. Namun, FKBN tidak mendapat pendampingan dari Polsek Sungai Beramas, sehingga menimbulkan kecurigaan adanya bekingan oknum aparat kepolisian.

“Satu hal yang membuat kami menyesal, kedatangannya bersama Tim FKBN di lokasi tidak ada pendampingan dari Polsek,” ujar awak media Batavia Inews.
Kasat Reskrim Polres Pasaman, AKP Fuad Alhafsi, membantah keterlibatan kepolisian. FKBN meminta Kabid Propam Polda Sumbar menindaklanjuti kasus ini dan memanggil oknum polisi terkait. Inayatul Qubra berharap adanya ketegasan hukum dan keadilan.(red)














