Scroll untuk baca artikel
Example 35x290
Example 728x250
BeritaNewsPemerintahSumatera Selatan

Rp18,9 Triliun Dikucurkan untuk Sumbar, Wagub Vasko Tekankan Percepatan Perbaikan Infrastruktur

18
×

Rp18,9 Triliun Dikucurkan untuk Sumbar, Wagub Vasko Tekankan Percepatan Perbaikan Infrastruktur

Sebarkan artikel ini

BATAVIAINEWS.COM PAYAKUMBUH — Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, mengungkapkan bahwa Provinsi Sumatera Barat akan memperoleh alokasi anggaran sekitar Rp18,9 triliun dari Pemerintah Pusat pada tahun 2026. Dana tersebut diperuntukkan bagi percepatan pemulihan pascabencana hidrometeorologi, khususnya pada sektor infrastruktur.

Menurut Vasko, nilai anggaran itu menjadi yang terbesar sepanjang sejarah pembangunan di Sumbar.
“Ini merupakan momentum yang belum pernah terjadi sebelumnya. Tahun ini Sumatera Barat mendapatkan kucuran dana kurang lebih Rp18,9 triliun untuk pembangunan infrastruktur,” ujarnya saat menghadiri Safari Ramadan di Masjid Darul Ikhlas, Kelurahan Padang Alai Bodi, Kecamatan Payakumbuh Timur, Payakumbuh, Jumat (20/2/2026).

Ia menegaskan, besarnya anggaran tersebut harus dioptimalkan untuk program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Perbaikan infrastruktur dasar seperti jalan rusak, penerangan umum, serta sistem pengairan menjadi prioritas utama.
“Fokus kita jelas, benahi jalan yang rusak, tambah penerangan di titik yang masih minim, serta perkuat pengairan. Jangan sampai anggaran besar ini habis untuk program yang tidak menyentuh kebutuhan warga,” tegasnya.

Selain dana pembangunan, Vasko juga menyampaikan bahwa alokasi Transfer Keuangan Daerah (TKD) tahun ini kembali dimaksimalkan untuk seluruh kabupaten dan kota di Sumbar. Ia meminta pemerintah daerah mengelola anggaran tersebut secara efektif dan akuntabel, terutama dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.

“Kita harus memanfaatkan sepenuhnya perhatian pemerintah pusat kepada Sumatera Barat. Penggunaan anggaran harus total untuk kepentingan masyarakat. Tahun ini Sumbar harus bangkit dan berbenah,” katanya.
Di kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, menyatakan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan publik dan mempercepat pembangunan.

Ia juga menyinggung dampak bencana yang sempat memutus akses jalur Padang–Payakumbuh, sehingga menghambat aktivitas dan pergerakan ekonomi warga.
“Terputusnya jalur tersebut tentu berdampak pada roda perekonomian. Karena itu, kami berharap dukungan dari semua pihak dan masyarakat agar Payakumbuh dapat segera pulih dan kembali bergerak maju,” ujarnya.

(Ferdi/Tim Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *