BATAVIAINEWS.COM Lampung Selatan -Tepatnya di jalan H.Darma Lubis no.4 RT 001 RW 001 Dusun Tega Lega Desa karang anyar kecamatan jati agung kabupaten Lampung Selatan lokasi dapur makan bergizi gratis(MBG) beroperasi mengelola makanan untuk di salurkan kepada penerima manfaat di sekolah sekolah.Selasa 6 Januari 2026.
Maksud dan tujuan makan bergizi gratis(MBG) adalah program nasional pemerintah Indonesia untuk memenuhi gizi anak anak(PAUD, SMA, SMK),balita,ibu hamil,dan ibu menyusui, Dengan tujuan utama menurunkan stanting, meningkatkan kesehatan, kecerdasan, serta kualitas SDM Indonesia menuju generasi emas 2045 sekaligus mendorong ekonomi lokal melalui rantai pasok pangan dalam negeri dengan Melibatkan petani, nelayan, dan UMKM sebagai penyedia bahan pangan, mendorong kedaulatan pangan, dan menciptakan lapangan kerja.
Namun hal itu berbeda dengan yang di katakan narasumber yang tidak bersedia di sebutkan namanya,Dirinya mengatakan,
“Dapur MBG tempat saya kerja parah banget pak, sudah beberapa kali di demo karena porsi tidak sesuai dari SOP pusat,Mana gaji di dapur tempat saya kerja gajinya paling rendah dari dapur lain,dapur lain gaji 120,140 di dapur kami cuma 100,SPPI,ahli gizi, serta akuntannya berkelit itu peraturan korwil,jati agung 1 korwil masa bisa beda masalah peraturan dan gaji,saat kami pertanyakan berkelit lagi,itu semua kuasa mitra(owner)nya
Ini dapur korupsinya sudah kelewatan banget”.ucapnya.

Tak hanya itu,kurang lebih satu bulan yang lalu beberapa kali di demo oleh masyarakat dan pihak sekolah, Demonya sampai viral di sosmed,masalah porsi yang tidak sesuai dengan bajet 10.000 perhari, bahkan salah satu sopir berontak emosi sampai merobek sertifikat pelatihan sebagai sopir MBG,imbuhnya.
saya ingin kerja di tempat yang nyaman fokus sama kerjaan,masa ia dalam hal karyawan makanpun harus di awasi, saya ingin bekerja ditempat yang onernya memanusiakan karyawannya,Saya memang butuh uang untuk biaya anak sekolah tapi saya juga butuh ketenangan dalam bekerja.paparnya.
Kemudian mendengar informasi demikian, Salah satu tim media menghubungi Erwin selaku kepala SPPI setempat,ia menjelaskan,
“Pada tanggal 22 dan 23 Desember 2025 kita packing makanan besar dan kecil untuk distribusi 9 hari,Dan di tanggal itu karyawan di harapkan masuk kerja,maka secara otomatis Dapur beroperasional,maka ketika dapur operasional baru adanya penggajian, Setelah itu tidak ada lagi operasional dapur dan tidak ada lagi penggajian, mungkin maksud dari karyawan selama 9 hari ada gaji, padahal tidak seperti itu,kami memberikan gaji berdasarkan operasional dapur”.papar Erwin.
Selanjutnya Erwin mengundang awak media ini untuk bertemu langsung dengan mitra guna mengklarifikasi informasi tersebut,
“Kapan sekiranya bisa bertemu langsung bang dari mitra kita tetap mau ketemu langsung.ucap Erwin melalui via WhatsApp.
Setelah itu tim media ini mendatangi kantor SPPI dimana dapur tempat Erwin bekerja untuk mengklarifikasi dan memenuhi undangan (R) sebagai owner, Namun setelah di (R) walaupun ada di tempat tidak dapat di temui.
Sementara itu(R)di waktu sebelumnya melalui via WhatsApp dengan nada tinggi mengatakan, Terimakasih yang kirim wa ini kesaya dan sudah menjelaskan kan siapa yg nulis ini,memang yang nulis ini orng biadab,akan saya laporkan ke polisi Liat saja.
Kemudian melalui voice note(R) dengan nada arogan mengatakan,
“bagi yang masih mau bekerja silahkan membuat surat pernyataan,kalau masih menjelek jelekkan dapur ini lagi, atau masih membandingkan dengan dapur lain, silahkan angkat kaki,mau kompak demo rame rame silahkan, banyak yang masih mau bekerja, Numpuk lamaran orang,semua karyawan di gantipun gak masalah,kami tinggal memanggil yang baru-baru aja”.ucapnya.(tim).














